Konten dari Pengguna

Cara Menanam Bayam Cabut dengan Mudah dan Praktis

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menanam Bayam Cabut. Foto: dok. Duyet Le (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menanam Bayam Cabut. Foto: dok. Duyet Le (Unsplash)

Cara menanam bayam cabut dapat dilakukan dengan mudah meski luas tanah tidak terlalu luas. Bahkan, bayam cabut juga dapat ditanam di pekarangan rumah.

Agar dapat menanam bayam cabut dengan mudah dan praktis, dapat menggunakan cara menanam bayam cabut ini sebagai panduan mudahnya.

Mengenal Bayam Cabut

Ilustrasi Cara Menanam Bayam Cabut. Foto: dok. Bailey Heedick (Unsplash)

Bayam dikenal sebagai jenis sayuran yang banyak dipilih sebagai bahan makanan utama. Hal ini karena bayam memiliki kandungan vitamin dan nutrisi yang melimpah dan bermanfaat bagi tubuh.

Bayam dapat dibudidayakan sendiri di rumah meskipun luas tanah tidak terlalu lebar. Jenis bayam yang dapat dibudidayakan di pekarangan rumah adalah bayam cabut.

Dikutip dari buku berjudul Buku Panduan Bertani Bayam Cerdas dan Organik Melalui Teknologi Cerdas dan Sistem Organik Terintegrasi yang disusun oleh Hendra Susanto, S.Pd., M.Kes., Ph.D., AIF., MRSB; Ari Gunawan, S.Pd. (2021: 45) dijelaskan bahwa umumnya jenis bayam yang dibudidayakan terdiri dari dua macam, salah satunya adalah bayam cabut.

Jenis bayam yang juga dikenal dengan nama bayam sekul atau bayam putih (Amaranthus tricolor) ini memiliki ciri khas. Ciri-ciri bayam cabut dapat dilihat dari batangnya yang berwarna kemerahan atau hijau keputihan. Bayam cabut biasanya memiliki bunga yang keluar dari cabangnya.

Cara Menanam Bayam Cabut

Ilustrasi Cara Menanam Bayam Cabut. Foto: dok. Andrew Horodnii (Unsplash)

Untuk dapat menanam bayam cabut dengan mudah, berikut ini adalah cara menanam bayam cabut yang dapat diikuti:

  1. Bersihkan tanah yang akan digunakan dari gulma, sampah, dan tanaman lain yang dapat mengganggu pertumbuhan bayam.

  2. Setelah tanah dibersihkan, lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul tanah agar gembur.

  3. Selanjutnya, siapkan bedengan dengan ukuran yang sesuai dengan kondisi lahan.

  4. Kemudian, buat lubang tanam dengan kedalaman 10 hingga 15 cm. Pastikan jarak antar lubang berkisar 30 cm.

  5. Campurkan pula tanah dengan pupuk agar tanaman bayam tumbuh subur.

  6. Setelah media tanam siap, siapkan benih bayam cabut yang berkualitas.

  7. Benih yang siap tanam dapat disemai terlebih dahulu dalam polybag. Pastikan penyemaian benih dilakukan di tempat yang teduh dan jauh dari paparan sinar matahari langsung.

  8. Siram benih secara rutin dengan menggunakan sprayer.

  9. Tunggu hingga sekitar 4-14 hari sampai benih tumbuh tunas dan berubah menjadi bibit bayam dengan tinggi sekitar 10 cm.

  10. Jika bibit siap, langsung pindahkan bibit dari polybag ke media tanam yang telah disiapkan.

  11. Lakukan penyiraman secara rutin agar tanaman bayam berada dalam kondisi lembap.

Setelah bayam berusia 25 sampai 35 hari dan tumbuhan sudah setinggi sekitar 15-25 cm, bayam dapat langsung dipanen. Pemanenan bayam dapat dilakukan dengan cara mencabut seluruh bagian tanaman.

Baca juga: 5 Manfaat Bayam Merah yang Jarang Diketahui

Demikian cara menanam bayam cabut lengkap dengan tips memanennya. Agar bayam yang ditanam tumbuh subur, jangan lupa lakukan penyiangan dan pemupukan secara berkala. (DAP)