Konten dari Pengguna

Cara Mengaduk Adonan agar Tidak Bantat dengan Tepat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

cara mengaduk adonan agar tidak bantat. Sumber: Pixabay/congerdesign
zoom-in-whitePerbesar
cara mengaduk adonan agar tidak bantat. Sumber: Pixabay/congerdesign

Tata cara mengaduk adonan agar tidak bantat memiliki peran penting dalam menentukan tekstur akhir kue. Selain karena bahan-bahan yang digunakan, mengaduk adonan juga penting untuk diperhatikan.

Saat membuat kue, mungkin pernah mengalami kuenya gagal mengembang, atau bantat. Adonan yang kurang bagus sebelum dipanggang, bisa membuat kue tidak mengembang, kurang enak dimakan.

Cara Mengaduk Adonan agar Tidak Bantat untuk Panduan

cara mengaduk adonan agar tidak bantat. Sumber: Pixabay/webandi

Dikutip dari Buku Panduan Lengkap Berbisnis Kue Kering, Rani Andriani Koswara, (2007: 66), adonan adalah bagian inti dari produksi kue. Berikut ini adalah cara mengaduk adonan agar tidak bantat untuk menghasilkan adonan yang sempurna.

1. Kenali Teknik Adonan yang Sesuai

Tidak semua adonan diaduk dengan cara yang sama. Ada beberapa metode yang digunakan dalam baking, beberapa diantaranya yaitu:

  • Teknik menguleni: Ini adalah membuat adonan menjadi kalis.

  • Menguleni dorong-lipat: Mendorong adonan ke depan menggunakan telapak tangan, dan melipatkan ke arah pembuat kue, hingga kalis.

  • Menguleni di wadah: Menguleni di wadah yang diolesi minyak supaya adonan tidak lengket.

  • Folding: Mencamupurkan adonan dengan gerakan lembut, biasanya digunakan pada donan yang membutuhkan tekstur ringan.

  • Docking: Teknik menusuk-nusuk adonan menggunakan garpu sebelum dipanggang.

  • Creaming method: Mengocok lemak dan gula sampai mengembang sebelum bahan lain ditambahkan.

  • Rubbing method: Mencampurkan lemak dengan tepung sampai membentuk remah-remah halus.

  • Whisking method: Mengocok bahan menggunakan whisk untuk menghasilkan adonan yang ringan dan mengembang.

2. Menggunakan Alat yang Sesuai

Pemilihan alat juga memengaruhi kualitas adonan. Misalnya, gunakan wisk untuk adonan ringan yang tidak perlu banyak tenaga. Hindari menggunakan sendok makan biasa, karena bentuknya tidak efektif untuk menyatu merata.

3. Hindari Overmixing

Terlalu lama mengaduk dapat merusak adonan, terutama jika mengandung tepung. Gluten yang terbentuk terlalu banyak akan membuat kue menjadi keras. Cukup aduk sampai bahan tercampur rata saja, tidak perlu terlalu lama.

4. Gunakan Teknik Folding yang Benar

Saat menambahkan bahan ringan seperti putih telur cocok, gunakan teknik folding. Caranya, ambil spatula, aduk perlahan dari bawah ke atas dengan gerakan memutar searah jarum jam.

Ini untuk mempertahankan udara dalam adonan agar hasil akhir mengembang dan lembut, tidak bantat.

5. Masukkan Bahan Kering Bertahap

Jangan menuang semua bahan kering sekaligus ke dalam bahan basah. Tambahkan sedikit demi sedikit sambil diayak, agar adonan tidak menggumpal dan lebih muda tercampur rata.

Demikian cara menganduk adonan agar tidak bantat dengan tepat. Mengaduk adonan penting untuk diperhatikan, karena dapat memengaruhi keberhasilan dalam membuat kue di rumah. (NOV)

Baca juga: Cara Mengaduk Kopi yang Benar untuk Menikmati Rasa Sempurna