Cara Mengetahui Tempe Basi agar Tidak Salah Konsumsi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengetahui tempe basi penting agar kita bisa menghindari konsumsi tempe yang sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan kesehatan.
Menguti dari Sekilas Pangan Tradisional, Ni Made Ayu Suardani Singapurwa, (2022), tempe merupakan salah satu bahan makanan fermentasi yang kaya akan protein dan sering digunakan dalam berbagai hidangan sehari-hari.
Tempe yang mulai basi biasanya menunjukkan perubahan yang bisa dikenali dari ciri-ciri tertentu. Memahami tanda-tanda tempe basi membantu memastikan kualitas dan keamanan bahan makanan yang digunakan dalam memasak sehari-hari.
Cara Mengetahui Tempe Basi
Mengetahui ciri tempe basi penting agar terhindar dari risiko kesehatan akibat konsumsi tempe yang rusak. Berikut adalah cara mengetahui tempe basi agar tidak salah konsumsi.
1. Aroma Tidak Sedap
Tempe yang mulai basi biasanya mengeluarkan bau tidak sedap yang berbeda dari aroma fermentasi tempe segar. Bau tersebut cenderung asam, tajam, atau bahkan busuk.
Aroma ini menunjukkan bahwa tempe sudah mulai rusak dan terdapat pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya.
2. Perubahan Warna pada Permukaan Tempe
Tempe segar umumnya memiliki warna putih atau krem dengan lapisan jamur yang rata dan bersih. Namun, jika tempe mulai berubah warna menjadi kuning, hijau, atau hitam, ini merupakan tanda jamur atau bakteri yang tidak diinginkan mulai berkembang.
Warna yang mencolok ini menandakan tempe sudah tidak layak konsumsi.
3. Perubahan Tekstur
Tekstur tempe basi biasanya sangat berbeda dengan tempe segar. Tempe yang sudah basi menjadi lembek berlebihan, berlendir, dan kadang berair.
Tekstur yang lengket atau berlendir ini menunjukkan adanya pembusukan dan pertumbuhan bakteri yang merusak kualitas tempe.
4. Rasa Asam atau Pahit
Jika dicicipi, tempe basi akan memiliki rasa yang asam, pahit, atau tidak sedap. Rasa ini sangat berbeda dengan rasa tempe segar yang netral atau sedikit gurih. Jika menemukan rasa seperti ini, tempe harus segera dibuang.
5. Munculnya Jamur Berwarna Mencolok
Selain perubahan warna umum, kadang muncul jamur berwarna hijau atau hitam yang jelas berbeda dari jamur fermentasi normal pada tempe. Jamur ini adalah jenis yang berbahaya dan menandakan tempe sudah tidak aman untuk dimakan.
Itulah penjelasan mengenai cara mengetahui tempe basi agar tidak salah konsumsi. Selalu periksa kondisi tempe sebelum digunakan untuk memastikan kualitas dan keamanan konsumsi.
Baca Juga: Cara Menyelamatkan Gulai yang Hampir Basi Jadi Lezat Lagi
