Konten dari Pengguna

Cara Menggoreng Cireng agar Tidak Keras dan Tetap Renyah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cireng/pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cireng/pexels/Pixabay

Cara menggoreng cireng agar tidak keras sering menjadi pertanyaan banyak orang yang ingin menikmati camilan ini dengan tekstur renyah di luar namun tetap empuk di dalam.

Mengutip dari library.iptrisakti.ac.id, cireng adalah salah satu camilan khas Sunda yang terbuat dari aci atau tepung tapioka.

Teksturnya yang kenyal di dalam dan renyah di luar membuatnya jadi favorit banyak orang.

Meski terlihat mudah, banyak yang belum tahu bahwa menggoreng cireng butuh teknik khusus agar hasilnya tidak keras dan tetap enak disantap.

Inilah Cara Menggoreng Cireng Agar Tidak Keras

Ilustrasi menggoreng cireng/pexels/RDNE Stock Project

Cara menggoreng cireng agar tidak keras dan tetap renyah adalah hal yang perlu diketahui agar camilan ini memiliki tekstur sempurna.

Sering terjadi ketika menggoreng cireng teksturnya menjadi terlalu keras atau justru terlalu lembek dan menyerap banyak minyak. Oleh karena itu, penting mengetahui langkah dan komposisi yang tepat dalam proses pembuatannya.

Inilah cara menggoreng cireng agar tidak keras dan tetap renyah:

1. Perbandingan Tepung yang Tepat

Agar cireng tidak keras, bisa menggunakan campuran tepung tapioka dan sedikit tepung terigu.Tepung terigu akan membantu menjaga kelembutan cireng meskipun sudah dingin.

Selain itu, bisa ditambahkan sedikit baking powder untuk membuat tekstur cireng lebih ringan dan tidak terlalu keras.

2. Penambahan Santan atau Kaldu dalam Adonan

Untuk rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih kenyal, bisa ditambahkan sedikit santan atau kaldu ayam ke dalam adonan.

Santan akan memberikan kelembutan ekstra, sedangkan kaldu ayam mmberi rasa gurih pada cireng. Namun, pastikan takaran cairan tidak berlebihan agar adonan tetap mudah dibentuk.

3. Menggunakan Air Panas saat Membuat Adonan

Saat membuat adonan tambahkan air panas sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk. Kemudian uleni hingga adonan bisa dipulung dengan tangan tanpa lengket.

Air panas akan membantu mengembangkan tepung tapioka sehingga lebih elastis dan tidak keras saat dingin.

4. Suhu Minyak yang Tepat

Menggoreng cireng di minyak yang terlalu panas akan menjadikan bagian luar cireng cepat kecokelatan, tetapi bagian dalamnya masih mentah.

Oleh karena itu, gunakan api sedang saat menggoreng dan pastikan minyak cukup banyak agar cireng terendam sempurna.

5. Goreng dalam Jumlah yang Tidak Terlalu Banyak

Menggoreng terlalu banyak cireng sekaligus dapat menurunkan suhu minyak dengan cepat, sehingga cireng menyerap lebih banyak minyak dan tidak renyah.

Goreng cireng dalam jumlah yang tidak terlalu banyak per sekali penggorengan, sehingga suhu minyak tetap stabil dan cireng matang merata.

6. Tiriskan dengan Benar

Setelah digoreng, angkat cireng dan tiriskan dengan menggunakan saringan atau letakkan di atas kertas minyak agar kelebihan minyak terserap dengan baik

Hindari menumpuk gorengan saat masih panas, karena uap panas yang terperangkap akan membuat cireng menjadi tidak renyah

Cara menggoreng cireng agar tidak keras sebenarnya cukup mudah jika memahami teknik yang tepat, mulai dari pembuatan adonan hingga proses penggorengan.

Dengan cara yang benar, hasil akhirnya bisa renyah di luar dan tetap lezat saat disantap.

Baca juga: 5 Tips Menyimpan Cireng Isi Mentah agar Tidak Cepat Basi