Cara Menghilangkan Amis pada Cumi dengan Alami

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghilangkan amis pada cumi menjadi topik yang cukup menarik bagi banyak orang yang gemar memasak hidangan laut di rumah.
Aroma amis yang khas dari cumi sering kali membuat sebagian orang merasa kurang nyaman, bahkan sebelum proses memasak dimulai.
Meskipun cumi dikenal sebagai bahan makanan yang lezat dan serbaguna, tantangan dalam mengolahnya justru terletak pada aroma tajam yang muncul saat cumi masih mentah.
Cara Menghilangkan Amis pada Cumi
Dikutip dari kanal YouTube Sajian Sedap, cara menghilangkan amis pada cumi menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengolahnya menjadi hidangan lezat.
Cumi dikenal memiliki aroma khas yang cukup tajam saat masih mentah, sehingga sering menimbulkan rasa enggan untuk memasaknya.
Padahal, dengan pengolahan yang tepat dan alami, bau amis tersebut bisa dikurangi secara signifikan tanpa harus menggunakan bahan kimia tambahan.
Langkah awal yang penting adalah membersihkan cumi dengan teliti. Buang bagian kantung tinta, plastik tulang (pen), dan selaput kulitnya.
Bagian-bagian inilah yang sering kali menjadi sumber utama bau amis yang menyengat. Setelah itu, bilas cumi di bawah air mengalir hingga bersih.
Bahan-bahan alami seperti jeruk nipis sangat efektif digunakan. Cukup lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan diamkan selama 10–15 menit. Kandungan asamnya mampu menetralisir bau tak sedap sekaligus memberikan aroma segar.
Selain itu, garam dapur juga dapat membantu. Taburkan garam secukupnya, gosok perlahan, lalu bilas kembali hingga bersih.
Bahan lain yang bisa dimanfaatkan adalah daun pepaya. Bungkus cumi dengan daun pepaya segar selama 15–20 menit.
Enzim alami dalam daun pepaya berfungsi mengurangi bau amis dan membuat tekstur daging cumi menjadi lebih empuk. Selain itu, air asam jawa atau cuka dapur juga dapat digunakan sebagai bahan rendaman selama beberapa menit.
Penting juga untuk memperhatikan cara penyimpanan. Cumi sebaiknya disimpan dalam kondisi dingin di dalam wadah tertutup apabila belum akan langsung dimasak.
Hindari menyimpannya terlalu lama di suhu ruang, karena hal ini bisa memperkuat aroma tak sedap.
Penggunaan bahan alami dalam proses ini membuat hasil masakan menjadi lebih sehat dan tetap mempertahankan cita rasa asli dari cumi.
Tak perlu khawatir dengan aroma amis yang membandel, karena semua dapat diatasi dengan bahan sederhana yang ada di dapur.
Dengan teknik dan langkah yang tepat, cara menghilangkan amis pada cumi tidak lagi menjadi hal yang sulit dilakukan dan akan menjadikan proses memasak semakin menyenangkan. (DANI)
Baca juga: 7 Tanaman Buah yang Cocok di Dataran Rendah dan Mudah Hidup
