Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2
Konten dari Pengguna
Cara Menghitung Ransum Pakan Kambing dengan Tepat
25 April 2025 14:53 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Cara menghitung ransum pakan kambing dengan tepat dapat dilakukan untuk memastikan pertumbuhan, dan juga produktivitas kambing yang baik. Ransum pakan adalah campuran dari berbagai jenis bahan pakan yang diberikan kepada kambing setiap hari.
ADVERTISEMENT
Ransum pakan kambing ini harus mencukupi kebutuhan nutrisi harian seperti protein, energi, vitamin, dan lainnya. Kesalahan dalam menghitung ransum bisa berakibat kambing menjadi kurus, tidak produktif, atau bisa juga sakit.
Inilah Cara Menghitung Ransum Pakan Kambing
Dikutip dari Buku Ilmu Ternak Ruminansia dan Non Ruminansia, Ismaila A. Kadir, (2024: 106), ransum adalah pakan jadi yang siap diberikan pada ternak yang disusun dari berbagai jenis bahan pakan yang sudah dihitung atau dikalkulasi sebelumnya berdasarkan kebutuhan industri dan energi yang diperlukan.
Berikut ini adalah tata cara menghitung ransum pakan kambing yang tepat sebagai acuan.
1. Mengetahui Kebutuhan Nutrisi Harian Kambing
Pertama-tama, mengetahui kebutuhan nutrisi harian kambing berdasarkan bobot hidupnya. Umumnya, kambing membutuhkan pakan sebanyak 3-5% dari bobot tubuhnya per hari dalam bentuk bahan kering.
ADVERTISEMENT
2. Menghitung Komposisi Pakan Berdasarkan Kandungan Nutrisi
Setelah tahu berapa kebutuhan nutrisi hariannya, selanjutnya adalah memilih bahan pakan dan menghitung kandungan nutrisinya. Misalnya, rumput gajah mengandung sekitar 10% PK dan 85% bahan kering (BK), sedangkan dedak padi mengandung 12% PK dan 90% BK.
Jika kambing membutuhkan 1,5 kg bahan kering, maka peternak bisa mencampurkan rumput dan dedak dengan perbandingan, misalnya 70% rumput dan 30% dedak.
3. Perhatikan Keseimbangan Serat dan Energi
Selain protein, serat kasar dan energi juga penting untuk diperhatikan. Hijauan memberikan serat dan membantu pencernaan kambing tetap sehat, sementar konsentrat seperti dedak, memberikan energi tinggi.
4. Evaluasi
Terakhir, perhatikan kondisi fisik kambing secara rutin. Apabila kambing terlihat kurus atau terlalu gemuk, maka sesuaikan kembali ransum yang diberikan.
Faktor lain seperti cuaca, kondisi kandang, dan juga aktivitas kambing dapat memengaruhi kebutuhan makan ternak ini. Pemberian vitamin dan mineral tambahan juga bisa membantu performa kambing tetap optimal.
ADVERTISEMENT
Itulah cara menghitung ransum pakan kambing dengan tepat. Memahami cara yang tepat, peternak bisa memenuhi kebutuhan gizi kambing dengan baik. Selain itu juga bisa meningkatkan efisiensi peternakan. (NOV)
Baca Juga: Kenapa Kambing Etawa Mahal? Ini Alasannya