Konten dari Pengguna

Cara Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Bau

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau, foto: unsplash/Jez Timms
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau, foto: unsplash/Jez Timms

Banyak orang masih bingung dengan cara mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau. Dengan teknik yang tepat, bahkan potongan daging murah bisa diubah menjadi hidangan yang lezat dan menggugah selera.

Setelah Hari Raya Idul Adha, biasanya daging kurban melimpah di rumah. Namun, tantangan terbesar adalah mengolah daging tersebut agar empuk dan tidak berbau prengus.

Terutama untuk bagian seperti sengkel, has luar, atau iga yang memiliki serat kasar. Untuk itu, diperlukan beberapa trik dapur warisan nenek agar hasil masakan lebih maksimal.

Cara Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Bau secara Tepat

Ilustrasi cara mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau, foto: unsplash/David Foodphototasty

Mengutip dari situs cookist.com, salah satu cara mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau adalah dengan menggunakan alat pemukul daging.

Pukul daging dengan gerakan dari dalam ke luar agar seratnya pecah dan teksturnya jadi lebih lembut. Khusus untuk daging yang akan digoreng, teknik ini sangat efektif.

Salah satu cara paling efektif untuk membuat daging empuk adalah melalui proses marinasi. Daging bisa direndam dalam air perasan lemon atau cuka selama semalaman.

Kandungan asam dalam bahan-bahan ini berfungsi memecah serat otot sehingga daging menjadi lebih lunak saat dimasak.

Bagi yang menghindari aroma asam yang terlalu menyengat, alternatifnya adalah menggunakan buah-buahan seperti kiwi atau pepaya.

Kedua buah ini mengandung enzim alami yang dapat melembutkan daging secara perlahan. Cukup haluskan hingga menjadi pure, lalu oleskan ke permukaan daging dan simpan dalam lemari es minimal semalaman untuk hasil terbaik.

Selain teknik marinasi, penggunaan garam kasar juga penting dalam proses pelunakan daging. Taburkan secara merata pada permukaan daging yang tebal dan diamkan selama satu hingga dua jam.

Garam akan menarik kelebihan air dari daging sekaligus menjaga kelembapan alami, menghasilkan tekstur yang lebih juicy saat dimasak.

Untuk menghindari bau prengus, pastikan daging dicuci bersih dengan air jeruk nipis atau cuka sebelum diolah.

Bisa juga dimasak perlahan dengan tambahan rempah seperti jahe, serai, atau daun jeruk agar aromanya lebih sedap.

Dengan menerapkan cara mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau, daging hasil kurban bisa diolah menjadi sajian lezat untuk keluarga. Tak perlu khawatir lagi daging alot atau beraroma menyengat, cukup ikuti tips sederhana di atas. (Echi)

Baca juga: 6 Cara Mencuci Daging Kambing Kurban agar Tidak Bau Amis