Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Babat Sapi di Kulkas dan Tips Pentingnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyimpan babat sapi di kulkas.Foto: Carsten Ruthemann/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyimpan babat sapi di kulkas.Foto: Carsten Ruthemann/Pexels

Babat sapi merupakan salah satu bagian jeroan yang mudah basi. Itulah sebabnya, penting memahami cara menyimpan babat sapi di kulkas agar tahan lama atau tidak cepat rusak. Penanganan yang tepat juga membantu menjaga rasa dan teksturnya saat dimasak.

Pada buku Panduan Praktis Memilih Produk Daging Sapi, Burhan Bahar (2003:97), disebutkan bahwa babat/tripe adalah bagian perut sapi yang terdiri dari bagian rumen, retikulum, omasum, dan abomasum.

Tata Cara Menyimpan Babat Sapi di Kulkas

Ilustrasi cara menyimpan babat sapi di kulkas. Foto: Julio Pablo Vázquez / Pixabay

Babat yang sudah dibersihkan sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke kulkas tanpa langkah pendahuluan. Dengan mengikuti teknik yang benar, kualitas babat akan tetap terjaga lebih lama. Berikut ini cara menyimpan babat sapi di kulkas beserta tips pentingnya:

1. Bersihkan dan Rebus Babat Terlebih Dahulu

Cuci babat dengan air mengalir lalu gosok menggunakan perasan jeruk nipis agar bau amis hilang sempurna. Sesudah dibersihkan, rebus babat dalam waktu 30–45 menit guna mematikan bakteri serta mengurangi kadar air sebelum disimpan ke lemari pendingin.

2. Tiriskan dan Dinginkan Sebelum Disimpan

Setelah direbus, tiriskan babat hingga benar-benar kering dan tidak ada air yang menetes. Diamkan babat pada suhu ruang agar uap panas hilang. Menyimpan babat panas langsung ke kulkas bisa merusak suhu ideal dan mempercepat pembusukan.

3. Simpan dalam Wadah Tertutup Rapat

Gunakan wadah kedap udara atau plastik khusus freezer untuk menyimpan babat. Cara ini menjaga babat tetap higienis dan tidak terkontaminasi makanan lain. Dengan begitu, bau dari babat tidak akan tersebar ke bahan makanan yang lain di dalam kulkas.

4. Potong Sesuai Kebutuhan

Potong babat menjadi bagian kecil sebelum disimpan agar lebih praktis saat ingin digunakan. Potongan dengan ukuran kecil akan memudahkan pengambilan tanpa harus mencairkan semuanya. Selain itu, babat akan lebih cepat membeku dan lebih cepat pula saat dicairkan kembali.

5. Simpan di Freezer dan Tambahkan Label Tanggal

Agar masih bisa diolah dalam jangka panjang, babat sapi bisa disimpan di dalam bagian pembeku atau freezer.

Tambahkan label tanggal penyimpanan agar lebih mudah memantau batas aman konsumsi dan memastikan kualitas babat tetap terjaga selama disimpan.

Itulah beberapa cara menyimpan babat sapi di kulkas yang dapat dilakukan dengan mudah dan praktis. Penyimpanan yang dilakukan dengan tepat tentu saja akan membantu mencegah risiko makanan basi serta pemborosan bahan makanan. (NOV)

Baca juga: 5 Tips Merebus Jeroan agar Tidak Bau dan Tetap Lezat