Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas agar Tahan Lama dan Tidak Cepat Bau

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di kulkas. Foto: Pexels.com/Mark Stebnicki
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di kulkas. Foto: Pexels.com/Mark Stebnicki

Cara menyimpan daging kurban di kulkas perlu diperhatikan dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak mudah rusak. Kesalahan dalam penanganan daging bisa mempercepat proses pembusukan dan membahayakan kesehatan.

Menyimpan daging dengan cara yang asal-asalan bisa menyebabkan aroma tidak sedap hingga timbulnya bakteri berbahaya.

Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di kulkas. Foto: Pexels.com/mali maeder

Cara menyimpan daging kurban di kulkas harus dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian agar kandungan gizinya tetap terjaga.

Berikut adalah beberapa langkah penting yang perlu dilakukan agar daging kurban tetap segar, tahan lama, dan aman untuk dikonsumsi, dikutip dari baznas.go.id.

1. Hindari Mencuci Daging Sebelum Disimpan

Mencuci daging kurban sebelum masuk ke dalam kulkas dapat memicu pertumbuhan bakteri karena air menciptakan kelembapan yang berlebih.

Proses pencucian justru bisa menyebarkan bakteri dari satu bagian ke bagian lain yang masih bersih. Kelembapan berlebihan akibat cucian juga bisa mempercepat proses pembusukan selama disimpan.

Sebaiknya, daging cukup dilap menggunakan tisu dapur bersih jika terlihat kotor atau mengandung sisa darah.

2. Potong Daging Menjadi Beberapa Bagian Kecil

Memotong daging kurban menjadi ukuran yang lebih kecil akan memudahkan penyimpanan dalam kulkas karena tidak memerlukan tempat yang luas.

Potongan kecil juga membantu daging membeku lebih merata dan cepat jika disimpan di freezer.

Hal ini juga memudahkan saat ingin mengambil sebagian daging tanpa harus mencairkan seluruh bagian. Pemotongan ini sebaiknya dilakukan dengan pisau yang bersih agar tidak menambahkan kontaminasi dari luar.

3. Pisahkan Daging dari Makanan Lain dalam Kulkas

Mencampur daging mentah dengan bahan makanan lain dapat memicu kontaminasi silang yang berbahaya. Kulkas seharusnya memiliki pembagian ruang yang jelas antara daging mentah dan makanan matang, sayur, atau buah.

Daging mentah dapat mengandung bakteri seperti Salmonella yang dapat berpindah ke makanan lain jika tidak dipisah.

Gunakan wadah tertutup atau plastik ziplock khusus untuk menyimpan daging agar bau dan cairannya tidak menyebar ke area lain.

4. Bumbui Daging Sebelum Disimpan Jika Ingin Diolah dalam Waktu Dekat

Memberi bumbu pada daging kurban bisa menjadi salah satu cara untuk memperpanjang daya simpannya terutama di chiller.

Bumbu seperti garam, bawang putih, atau rempah lain memiliki sifat antimikroba alami yang bisa memperlambat pertumbuhan bakteri.

Selain itu, proses marinasi dapat memperbaiki tekstur daging yang kadang terasa alot setelah disimpan. Simpan daging berbumbu dalam wadah tertutup rapat dan pastikan suhunya stabil.

5. Jangan Terlalu Lama Menyimpan Daging dalam kUlkas Bagian Bawah

Daging kurban yang disimpan di bagian chiller sebaiknya hanya bertahan dua sampai tiga hari. Setelah itu, risiko tumbuhnya bakteri meningkat dan kualitas daging pun menurun.

Jika tidak segera diolah, daging sebaiknya langsung dipindahkan ke freezer untuk memperpanjang masa simpannya hingga beberapa bulan. Menunda proses pembekuan hanya akan merugikan dari sisi kualitas dan keamanan pangan.

Penerapan cara menyimpan daging kurban di kulkas yang benar sangat penting demi menjaga kesegaran dan kandungan nutrisinya. Mengabaikan prinsip dasar penyimpanan justru bisa membuat daging cepat rusak meski sudah dimasukkan ke dalam kulkas. (Suci)

Baca Juga: 6 Cara Mencuci Daging Kambing Kurban agar Tidak Bau Amis