Cara Merawat Tanaman Padi agar Panen Melimpah dan Berkualitas

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara merawat tanaman padi agar panen melimpah bukan sekadar rutinitas bercocok tanam. Tahapan yang benar saling berkaitan dan harus dilaksanakan tepat waktu.
Kalau salah satu tahap diabaikan, hasil panen bisa jauh dari target. Pilar utama budidaya yang baik terdiri dari persiapan lahan, pemilihan bibit unggul, pengairan, pemupukan, pengendalian hama, hingga panen yang tepat.
Cara Merawat Tanaman Padi agar Panen Melimpah
Cara merawat tanaman padi agar panen melimpah sangat tergantung pada kualitas lahan. Lahan harus digemburkan melalui pembajakan atau pencangkulan, lalu air digenangi sekitar 5-10 cm selama dua minggu untuk membersihkan gulma dan memperbaiki struktur tanah.
Selain itu, taburkan pupuk kandang atau pupuk dasar seperti NPK pada lahan semai agar bibit mendapat nutrisi optimal. Bibit unggul adalah kunci berikutnya. Pilih benih dengan daya kecambah tinggi (minimal 85%) lalu rendam selama dua jam sebelum disemai.
Setelah muda, pindahkan bibit ke lapangan saat usia 12-14 hari dan jarak tanam ideal sekitar 25×25 cm untuk sirkulasi udara dan cahaya sempurna. Perawatan padi berjalan dengan ketat pada dua fase: vegetatif dan generatif.
Fase vegetatif (0-50 HST)
Lakukan pemupukan nitrogen/urea serta aplikasi kalsium, zinc, dan chitosan pada HST ke-5 dan ke-13. Lanjut pemberian pupuk NPK saat 7–10 HST dan 15–20 HST, serta tindakan matun (mengurangi tunas) pada 21-22 HST.
Fase generatif (mulai berbiji)
Setelah 50 HST, berikan pupuk kalium fosfat lalu lanjutan pupuk zat pengatur tumbuh (ZPT), boron, kalsium, magnesium, dan silika pada HST 60-90 untuk mendukung pengisian gabah.
Penyiangan gulma harus rutin, setiap dua minggu sekali, agar tidak bersaing menyerap nutrisi dan bisa mencegah penyakit. Pastikan pengairan optimal, hindari kekeringan dengan irigasi teratur untuk menjaga kelembapan tanah.
Berdasarkan laman jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id, air dan irigasi adalah penting buat budidaya tanaman. Kerusakan irigasi dapat membuat jadwal tanam dan tanaman terganggu bahkan gagal panen.
Terapkan pengendalian hama dan penyakit tepat waktu, misalnya wereng, tikus, atau blas, dengan pestisida organik sebagai pilihan ramah lingkungan
Pemberian pupuk kaya kalium, magnesium, dan rendah nitrogen sangat diperlukan untuk menghasilkan gabah padat dan berkualitas tinggi. Atur waktu panen saat gabah menguning merata dan batang mulai merunduk, biasanya pada usia 90-100 HST.
Cara merawat tanaman padi agar panen melimpah memerlukan perhatian penuh pada setiap fase, dari persiapan lahan hingga panen.
Teknik seperti penyemaian bibit unggul, pupuk berimbang, penyiangan teratur, pengairan cukup, dan pengendalian hama secara bijak akan membawa hasil panen yang melimpah dan berkualitas. (Rahma)
Baca juga: Cara Merawat Daun Bawang agar Tumbuh Subur dan Siap Panen Lebat
