Cara Panen Jamur Tiram yang Benar untuk Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami cara panen jamur tiram yang benar menjadi langkah penting dalam memastikan hasil panen berkualitas tinggi.
Dikutip dari buku TEKNIK BUDI DAYA JAMUR TIRAM, Adellyna, (2021:9), jamur tiram berasal dari wilayah Eropa dan dibawa menuju negara-negara dan benua-benua lain, seperti Australia, Amerika, dan Asia.
Jamur tiram diketahui mempunyai daya adaptasi yang sangat baik sehingga dapat hidup di wilayah-wilayah dengan iklim yang berbeda dan penyebarannya juga mudah dilakukan.
Cara Panen Jamur Tiram
Panen jamur tiram harus dilakukan pada saat yang tepat agar diperoleh kualitas jamur yang benar-benar baik. Dikutip dari buku TEKNIK BUDI DAYA JAMUR TIRAM, Adellyna, (2021:60-62), berikut adalah cara panen jamur tiram.
1. Persiapan Peralatan Panen
Dalam memanen jamur tiram, peralatan untuk panen juga harus disiapkan. Berikut adalah alat-alat yang digunakan untuk memanen jamur tiram.
Pisau cutter atau pisau lainnya yang tajam.
Keranjang untuk tempat mengumpulkan hasil panen keranjang apapun yang dapat dipakai asalkan dapat menampung hasil panen.
Timbangan. Dibutuhkan untuk menghitung jumlah hasil panen sebelum jamur tiram dikemas.
Plastik PP yang digunakan untuk mengemas hasil panen yang akan dipasarkan dengan ukuran bebas sesuai dengan keinginan petani.
2. Cara Panen
Pemanenan jamur tiram juga sebaiknya dilakukan pada pagi hari agar kesegaran jamur dapat lebih dipertahankan dan mempermudah pemasaran. Berikut adalah cara panen jamur tiram yang tepat.
Sayat jamur tiram pada bagian pangkal batangnya sehingga terbawa dengan akarnya.
Bersihkan kotoran berupa bahan media tanam jamur yang biasanya menempel pada akar jamur tiram.
Dalam membersihkan jamur, hindari area kumbung atau tempat budidaya. Hal ini karena jika terjadi pembusukan pada sisa-sisa jamur ini dapat menyebabkan timbulnya hama ulat.
Setelah jamur tiram selesai dari semua proses termasuk pembersihan, maka jamur siap untuk dikemas dan dipasarkan.
Pengemasan jamur tiram juga harus dilakukan dengan hati-hati. Susunlah jamur tiram dengan rapi, pastikan tidak ada daun jamur yang terlipat dan dalam mengikat plastik kemasan juga jangan terlalu menggembung.
Hal ini dikarenakan beberapa jam setelah dikemas, jamur tiram akan mengeluarkan zat serupa gas yang akan memenuhi plastik kemas hingga mengencang. Jadi, sebaiknya beri ruang saat mengikat plastik kemas.
Dengan menerapkan cara panen jamur tiram yang benar, tidak hanya hasil jamur tiram yang berkualitas dapat diperoleh tetapi juga produktivitas baglog tetap terjaga untuk siklus panen berikutnya. (Mey)
Baca juga: Apakah Budidaya Jamur Tiram Menguntungkan? Ini Jawaban dan Cara Tanamnya
