Cara Pengolahan Tanah Tanaman Karet yang Benar dan Mudah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara pengolahan tanah tanaman karet memerlukan persiapan yang tepat agar tanah subur dan bebas dari sumber penyakit.
Salah satu penyakit tanaman karet adalah Rigidoporus lignosus yang merupakan jamur penyebab penyakit akar putih pada karet.
Cara Pengolahan Tanah Tanaman Karet
Mengutip dari situs pertanian.go.id, berikut ini adalah cara pengolahan tanah tanaman karet yang benar dan mudah untuk memastikan pertumbuhan optimal.
1. Pengolahan Tanah Secara Manual
Pengolahan tanah dengan cara manual cocok dipakai di lahan dengan hutan sekunder atau semak belukar. Tahapan ini meliputi
Membabat pendahuluan dan menebang tanaman kecil. Penebangan pohon kecil di bawah 10 cm mempermudah akses untuk menebang pohon besar.
Menebang pohon besar. Pohon besar ditebang dengan kapak atau gergaji, kemudian dipotong kecil-kecil agar mudah diatur.
Menyusun jalur tanam. Jalur tanaman dibuat sesuai jarak yang ditentukan agar jalur bebas dari kayu dan ranting. Hal ini akan memudahkan perawatan tanaman di masa mendatang.
2. Pengolahan Tanah Secara Mekanis
Pengolahan tanah secara mekanis biasanya digunakan pada area yang lebih luas. Alat berat yang biasa digunakan misalnya ekskavator.
Cara ini lebih efektif dalam membuka lahan, mengangkat tunggul, dan membersihkan area dengan cepat. Mengutip dari situs pertanian.go.id, berikut ini tahapannya:
Penebangan pohon dan pembongkaran tunggul. Ekskavator atau alat berat lainnya digunakan untuk menumbangkan pohon besar, lalu batang pohon dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Potongan kayu bisa dijual atau dimanfaatkan sebagai kayu bakar.
Pengolahan tanah dengan ripper dan luku. Pengolahan tanah menggunakan alat berat seperti ripper dan luku bertujuan untuk memecah sisa-sisa akar serta menggemburkan tanah hingga kedalaman 40-45 cm.
Pengolahan tanah ini membuat tanah lebih porus sehingga mudah ditembus akar tanaman karet dan mendukung perkembangan akar yang sehat.
3. Pengolahan Tanah Secara Kimiawi
Pada area dengan alang-alang atau topografi bergelombang, pengolahan tanah secara kimiawi adalah solusi yang efektif.
Langkahnya meliputi penebangan pohon, peracunan tunggul, dan penyemprotan herbisida untuk menghilangkan gulma yang bisa menghambat pertumbuhan karet.
Peracunan tunggul kayu dilakukan dengan herbisida agar batang dan akar lama cepat lapuk dan hilang.
Dengan cara pengolahan tanah tanaman karet yang benar, lahan menjadi subur, bebas dari gulma dan penyakit, serta siap untuk menunjang pertumbuhan karet secara maksimal. (Echi)
Baca juga: Cara Merawat Tanaman Sorgum untuk Hasil Panen Maksimal
