Cara Perkembangbiakan Melati yang Penting Diterapkan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunga melati banyak dibudidayakan karena memiliki aroma wangi semerbak yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Sayangnya tidak banyak yang tahu cara perkembangbiakan melati agar bisa menghasilkan anakan berkualitas.
Padahal dengan mengetahui perkembangbiakan melati yang tepat, maka akan lebih mudah dalam budidaya. Apalagi melati tidak hanya digunakan saat masih segar, tetapi sering dijadikan campuran parfum, kosmetik, dan sabun.
Cara Perkembangbiakan Melati
Dikutip dari buku Budi Daya Tanaman Hias karya Sri Sudarmiyatun, bunga melati terkenal memiliki wangi semerbak harum dengan bunga berukuran kecil, halus, dan kebanyakan tanaman berwarna putih. Tidak hanya menarik perhatian manusia, aroma bunga yang semerbak juga sering menarik serangga untuk datang ke sana.
Kebanyakan bunga melati dimanfaatkan untuk bahan tambahan dalam teh, sabun, lilin, dan losion. Sayangnya masih banyak yang salah dalam membudidayakannya, oleh karena itu perlu tahu cara perkembangbiakan melati, antara lain.
1. Setek dari Induk yang Sehat
Melati bisa dikembangbiakkan dengan bantuan manusia menggunakan setek dari tanaman induk yang sehat. Setek merupakan cara perkembangbiakan tanaman melati secara vegetatif yang banyak dilakukan.
Setek dilakukan dengan memisahkan bagian tanaman seperti daun, batang, dan akar dari tanaman induknya. Sebaiknya pilih tanaman yang sudah pernah berbunga, memiliki batang kuat, tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda.
Kemudian potong batang sepanjang 14-25 cm secara menyerong dan runcing, lalu hilangkan semua daun pada batang yang sudah dipotong. Jangan lupa untuk mengoleskan obat perangsang pertumbuhan akar di ujung batang yang sudah dipotong baru batang ditancapkan ke media tanam.
2. Penyerbukan Alami
Selain itu, bunga melati juga bisa melakukan perkembangbiakan secara alami tanpa bantuan manusia, tetapi membutuhkan bantuan serangga. Biasanya serangga yang membantu penyerbukan seperti kupu-kupu atau lebah.
Caranya yaitu serangga hinggap di bagian ujung bunga untuk menghisap sari madu, kemudian menginjak serbuk sari dan menempel di kakinya. Ketika pindah pada kepala putik lain, maka serbuk sari tersebut akan menempel pada kepala putik.
Cara perkembangbiakan melati yang paling efektif sebenarnya adalah secara alami dengan bantuan serangga. Namun untuk menghasilkan melati yang berkualitas, maka pemilik tanaman bisa mengembangbiakkan melati dengan cara setek.(DSI)
