Konten dari Pengguna

Cara Stek Kakao untuk Tingkatkan Hasil Panen

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Stek Kakao, Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Stek Kakao, Pexels/Pixabay

Perkembangbiakan kakao dengan sistem stek batang saat ini sudah semakin dikenal di kalangan petani kakao. Hanya saja untuk mendapatkan panen yang baik, perlu menerapkan cara stek kakao dengan tepat.

Dikutip dari buku 100 Mimpi Tahun 2021, In Sagi, (2021:235), dijelaskan bahwa metode stek batang sudah terbukti bisa memperbanyak tanaman dalam waktu singkat dengan karakter tanaman baru yang sesuai pohon induknya.

Dibanding dengan biji, stek kakao memang menjadi cara paling cepat untuk mendapatkan bahan tanaman tersebut dalam jumlah banyak.

Cara Stek Kakao

Cara Stek Kakao, Pexels/KLT Dinusha

Supaya mendapatkan hasil panen melimpah, para petani kakao sudah sepatutnya tahu bagaimana cara stek kakao dengan benar. Berikut penjelasan langkah-langkahnya:

  1. Cari pohon induk yang ingin distek terlebih dahulu.

  2. Pilih cabang pucuk dari pohon induk yang berusia lebih dari 4 tahun. Potong cabang pucuk yang titik tumbuhnya sedang istirahat (dorman).

  3. Lanjutkan dengan memotong separuh dari dua helai daun yang berada di cabang pucuk.

  4. Celupkan batang calon bibit kakao ke dalam larutan hormon selama 5 detik.

  5. Buat media tanam yang terdiri dari pasir kasar dan pasir halus. Letakkan pasir kasar di bagian tengah dan pasir halus di bagian atas.

  6. Sterilkan media tanam selama tiga minggu.

  7. Tanam setek batang secara tegak lurus di tengah media tanam.

  8. Siram setek batang selama 3 hari berturut-turut dengan volume air 0,5 liter untuk setiap 50 stek.

  9. Tutup setek dengan lembaran plastik transparan selama 3 minggu.

  10. Setelah 3–4 minggu, cek akar pada stek.

  11. Selama masa pemeliharaan, berikan insektisida dan fungisida pada bibit.

Stek merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif tanaman kakao.

Membahas perbanyakan vegetatif, tanaman kakao juga bisa berkembangbiak dengan metode lain, seperti okulasi, cangkok, penyambungan, dan somatik embriogenesis (SE). Hanya saja seluruhnya memiliki teknik khusus supaya berhasil.

Bacag juga: 4 Penyebab Pohon Singkong Tidak Berbuah dan Cara Mengatasinya

Demikianlah ulasan seputar cara stek kakao yang dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan, apalagi jika didukung dengan perawatan ekstra sesuai kebutuhan tanaman serta lingkungan sekitar.