Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Lukisan Ekspresionisme serta Pengertian dan Tokoh-tokohnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri lukisan ekspresionisme. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri lukisan ekspresionisme. Foto: Pixabay

Ciri-ciri lukisan ekspresionisme biasanya dibuat berdasarkan ungkapan emosi atau perasaan seniman. Ini merupakan salah satu aliran yang ada dalam seni lukis.

Seniman atau pelukis beraliran ekspresionisme cenderung bebas berekspresi terhadap obyek gambarnya. Termasuk melakukan perubahan bentuk maupun warna.

Berikut adalah ciri-ciri lukisan ekspresionisme beserta pengertian dan tokoh-tokohnya yang perlu diketahui.

Definisi dan Ciri-ciri Lukisan Ekspresionisme

Ilustrasi ciri-ciri lukisan ekspresionisme. Foto: Pixabay

Dalam ulasan dalam situs ditsmp.kemdikbud.go.id. seni rupa terdapat berbagai aliran seperti ekspresionisme, surealisme, naturalisme, sampai abstrakisme. Setiap seniman pasti memiliki gaya sendiri yang menjadi ciri khas sekaligus membedakannya dari yang lain.

Seni lukis ekspresionisme ialah gerakan seni rupa sebagai reaksi terhadap aliran impresionisme yang sudah ada lebih dulu. Aliran seni lukis ini mulai dikenal pada abad ke-20 di Jerman.

Aliran ini beranggapan bahwa seni bukanlah tiruan dari penampakan alam dunia, tetapi keluar dari diri seniman itu sendiri.

Ekspresionisme cenderung menonjolkan ungkapan jiwa tanpa menghiraukan teknik yang terdapat dalam seni tersebut. Kendati demikian, seniman yang memilih aliran ini tetap mempunyai kemampuan teknis yang mumpuni.

Berikut ciri-ciri lukisan ekspresionisme dan para tokoh atau pelukis dengan aliran tersebut.

1. Berbagai Ciri Lukisan Ekspresionisme

Inilah beberapa ciri dari lukisan yang beraliran ekspresionisme:

  • Lukisan merupakan ungkapan isi hati seseorang.

  • Tak mengutamakan kemiripan obyek lukisan.

  • Sapuan kuas sangat berani dan tampak ekspresif.

  • Lebih mementingkan ekspresi seniman daripada peniruan alam.

  • Dibuat berdasarkan imajinasi seniman.

  • Mengutamakan pemilihan warna.

2. Tokoh Seniman yang Menganut Aliran Ekspresionisme

  • Edvard Munch: seniman Norwegia yang dikenal karena selalu mengangkat isu kematian dalam karyanya. Lukisannya semi abstrak dengan subyek misterius. Salah satu karya Munch yang terkenal yaitu The Scream.

  • Ernst Ludwig Kirchner: salah satu seniman ekspresionisme paling berbakat di Jerman sekaligus pemimpin kelompok seni Die Brücke. Lukisan Kirchner yang terkenal adalah Marzella. Lukisan tersebut menggunakan teknik sketsa cepat yang dianggap mampu menangkap ekspresi yang sebenarnya dari subyek.

  • Affandi: pelukis ekspresionis dari Indonesia yang mempunyai teknik khas menumpahkan cat ke kanvas dari tube-nya secara langsung. Ia memiliki pengaruh cukup besar dalam perkembangan seni rupa di Indonesia.

  • Pelukis lain yang juga menganut aliran ekspresionisme antara lain Popo Iskandar, Carl Eugen Keel, Oskar Kokoschka, Chaim Soutine, Egon Schiele, hingga Heinrich Campendonk.

Demikian ciri-ciri lukisan ekspresionisme, pengertian, dan tokoh-tokohnya yang penting diketahui. Aliran lukisan ini berasal dari ungkapan jiwa pelukis dan tidak mementingkan kemiripan dengan obyek asli. (DN)