Ciri Khas Kue Wajik asal Magelang yang Sehat dan Enak

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kue wajik adalah salah satu kuliner tradisional di Indonesia. Bagi yang belum mengenal kue ini, ketahuilah ciri khas kue wajik yang merupakan camilan sehat dan enak.
Mengutip jurnal Karakteristik Kimia dan Nilai Sensori Beberapa Formulasi Wajik Beras Ketan yang Tersubtitusi Ikur-Ikur (Setaria Italica (L.)), oleh Aprillia Saidah, kue wajik biasanya dibuat dengan bahan dasar beras ketan dan memiliki kadar amilosa yang rendah dan amilopektin yang tinggi.
Ciri Khas Kue Wajik asal Magelang
Dikutip dari situs jelajah.magelangkab.go.id, ciri khas kue wajik adalah memiliki cita rasa dan tekstur yang khas yaitu manis dan legit.
Ciri khas wajik lainnya yaitu kue ini biasanya terbuat dari beras ketan pilihan, gula jawa, dan santan yang gurih cocok sebagai teman minum teh atau kopi.
Wajik tradisional khas Magelang ini dibuat tanpa bahan pengawet dan kue wajik bisa bertahan hingga 4 hari.
Kue wajik juga biasanya dapat disajikan dengan berbagai varian warna, seperti coklat, hijau, hingga merah. Kue tradisional khas Magelang ini memiliki tekstur yang lembek.
Dalam pembuatan kue wajik, ada satu bahan yang harus ada yaitu beras ketan dan santan. Adapun untuk beras ketan ini baik dikonsumsi, sebab beras ketan mengandung karbohidrat yang baik untuk energi tubuh.
Lalu, santan juga memiliki banyak khasiat. Santan mengandung banyak minyak nabati di dalamnya dan kandungan inilah yang diperlukan tubuh.
Dikutip dari Penerapan Konsep Pengendalian Mutu dan Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP) di Usaha Kecil Menengah “Wajik Harso Mulyono” oleh Mohammad Fikri Zakaria, (2012), wajik biasa disajikan untuk camilan di saat santai.
Masih dikutip dari situs digilib.uns.ac.id, berbeda dengan hasil olahan beras ketan yang lain seperti jenang, wingko babat maupun krasikan, pada wajik beras ketan tidak ditepungkan terlebih dahulu.
Hal tersebut membuat tekstur dari wajik berbeda dari jenang dodol, krasikan maupun wingko babat. Rasa manis dan legit dari wajik menjadi kelebihan makanan tradisional ini. Sebab rasanya yang khas, wajik cocok sebagai makanan camilan.
Itulah dia ciri khas kue wajik asal Magelang yang merupakan camilan sehat dan enak. Kue wajik ini banyak diproduksi secara tradisional oleh masyarakat di berbagai daerah. (IF)
Baca juga: 3 Perbedaan Kue Balok dan Pukis, Jajanan Tradisional yang Lezat
