Konten dari Pengguna

Jarak Tanam Gambas yang Bagus, Petani Wajib Tahu

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jarak Tanam Gambas yang Bagus. Pexels/Quang Nguyen Vinh
zoom-in-whitePerbesar
Jarak Tanam Gambas yang Bagus. Pexels/Quang Nguyen Vinh

Jarak tanam gambas yang bagus adalah hal yang perlu diperhatikan oleh para petani saat menanam tanaman ini.

Dikutip dari laman mijen.semarangkota.go.id, gambas atau oyong (Luffa acutangula) bermanfaat bagi tubuh manusia, yaitu sumber protein tinggi, omega-3, mikroelemen, vitamin B12, serta mendukung kesehatan tulang, mendukung fungsi otak, dan lainnya.

Mengutip laman gdm.id, budidaya gambas sangatlah mudah dan praktis sehingga dapat dilakukan di pekarangan rumah sendiri maupun dalam jumlah besar dilahan. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah jarak tanamnya.

Jarak Tanam Gambas yang Bagus

Ilustrasi Jarak Tanam Gambas yang Bagus. Pexels/Md Rony

Saat hendak menanam tanaman gambas atau oyong, tentu petani perlu memikirkan jarak tanam gambas yang bagus. Jarak tanam yang ideal untuk tanaman gambas, atau oyong, tergantung pada varietasnya.

  • Untuk varietas Anggun Tavi, jarak tanam yang ideal adalah 100 x 100 cm

  • Untuk varietas Hibrida Prima, jarak tanam yang ideal adalah 70 x 70 cm

Mengutip hasil penelitian Pengaruh Varietas dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Gambas di Tanah Gambut oleh Dandi Supriandi, dkk. (2022), Pengaturan jarak tanam merupakan faktor penting dalam upaya meningkatan hasil dari tanaman.

Jarak tanam yang terlalu jarang mengakibatkan besarnya proses penguapan air dari dalam tanah, sehingga proses pertumbuhan dan perkembangan terganggu.

Cara Budidaya Gambas yang Benar

Ilustrasi Jarak Tanam Gambas yang Bagus. Unsplash

Gambas atau oyong adalah tanaman merambat dengan batang panjang dan kuat. Berikut ini cara budidaya gambas:

1. Persiapan Lahan

Bersihkan lahan dari gulma dan rumput liar, lalu gemburkan tanah dengan cara dicangkul.

2. Pembuatan Bedengan dan Parit

Buat bedengan dengan lebar 80–100 cm, tinggi dan panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan.

Setelah itu, buatlah parit agar drainase lancar.

3. Pemberian Pupuk Dasar

Taburkan pupuk dasar di atas bedengan, kemudian aduk sampai merata. Pupuk dasar yang bisa digunakan adalah pupuk organik, TSP, KCl, dan ZA atau Urea.

4. Penanaman

Benih gambas akan mengeluarkan tunas dalam 3–7 hari.

5. Pemanenan

Panen pertama gambas bisa dilakukan saat tanaman berumur 40–70 hari setelah tanam. Ciri-ciri buah gambas yang siap dipanen adalah berukuran maksimum, tidak terlalu tua, belum berserat, dan mudah dipatahkan.

Demikianlah penjelasan dari cara budidaya tanaman ini. Perhatikan juga jarak tanam gambas yang benar agar tanaman bisa tumbuh dengan baik. (Pau)

Baca juga: 5 Cara Menanam Oyong atau Gambas di Pot agar Berbuah Lebat