Konten dari Pengguna

Jarak Tanam Ideal Edamame untuk Hasil Panen yang Maksimal

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jarak Tanam Ideal Edamame. Pexels/Valeria Boltneva
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jarak Tanam Ideal Edamame. Pexels/Valeria Boltneva

Dalam kegiatan budidaya tanaman, menentukan jarak tanam ideal edamame merupakan langkah yang tergolong penting. Hal ini dilakukan untuk memperoleh hasil panen yang maksimal dan sesuai yang diharapkan.

Mengutip dari Jurnal "Akselerasi Hasil Penelitian dan Optimalisasi Tata Ruang Agraria untuk Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan”, Hesti Pujiwati, (2023:237), edamame yaitu jenis tanaman yang berasal dari Jepang dan dibudidayakan oleh petani di Indonesia.

Jarak Tanam Ideal Edamame untuk Hasil Panen yang Berkualitas

Ilustrasi Jarak Tanam Ideal Edamame. Pexels/Ilaria M

Berikut adalah jarak tanam ideal edamame untuk hasil panen yang maksimal.

Edamame merupakan tanaman tropis yang cocok dibudidaya di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Kedelai jenis ini bisa berkembang di semua jenis tanah yang mempunyai drainase dan aerasi yang baik.

Mengutip dari Jurnal Optimalisasi Pertumbuhan dan Hasil pada Tanaman Kedelai Edamame (Glycin Max (L) Merill) melalui Pengaturan Populasi Tanaman, Jumiatun, (2025:7), edamame termasuk kategori tanaman pangan yang sehat dikarenakan kandungan protein dan antioksidannya sangat tinggi.

Biji edamame memiliki kandungan protein sebesar 35%, karbohidrat 35%, lemak 15%, dan air 13%. Kedelai jenis ini juga kaya akan serat, vitamin C dan vitamin B, serta mengandung kalsium, zat besi atau magnesium, dan asam folat.

Pada tahun 1995, hasil budidaya edamame sudah bisa diekspor ke Jepang dalam bentuk segar beku. Permintaan pasar globalnya terhadap tanaman ini cukup tinggi mencapai 100.000 ton/tahun.

Namun Indonesia hanya bisa memenuhi permintaan pasarnya sebesar 3% saja dan 97% sisanya dipenuhi oleh Cina dan Taiwan. Produksi edamame di Indonesia bisa mencapai 3,5 ton/ha dibandingkan kedelai biasa yang hanya 1,7 sampai 3,2 ton/ha.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut adalah dengan menggunakan jarak tanam yang tepat pada saat penanaman.

Jarak tanam dengan tingkat kerapatan yang terlalu sempit bisa mengakibatkan persaingan dalam mendapatkan sinar matahari dan juga unsur air yang masuk ke dalam tanahnya.

Jarak tanam ideal tanaman edamame biasanya dilakukan sekitar 30 cm antar tanaman dan sekitar 60 cm antar baris bisa dianggap efektif untuk mendukung pertumbuhan yang optimal.

Pengaturan jarak tanam ideal edamame ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi setiap tanaman untuk mengembangkan akar dan daun, sehingga edamame bisa mendapatkan nutrisi yang maksimal dan menghasilkan panen berkualitas. (Dista)

Baca Juga: Apakah Akar Pohon Sirsak Merusak? Ini Jawabannya