Konten dari Pengguna

Kacer Giras Sebaiknya Dikerodong atau Tidak? Ini Jawaban dan Alasannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kacer giras sebaiknya dikerodong atau tidak, sumber foto: unsplash.com/Benoit Gauzere
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kacer giras sebaiknya dikerodong atau tidak, sumber foto: unsplash.com/Benoit Gauzere

Kacer giras merupakan salah satu jenis burung yang banyak diminati oleh penggemar burung berkicau. Suaranya yang indah menjadi daya tarik utama dari burung ini. Beberapa pemilik sering bertanya kacer giras sebaiknya dikerodong atau tidak.

Berikut ini ulasan mengapa kerodong bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menjaga burung agar tidak stress.

Kacer Giras Sebaiknya Dikerodong atau Tidak? Ini Jawabannya

Ilustrasi kacer giras sebaiknya dikerodong atau tidak, sumber foto: unsplash.com/Vincent van Zalinge

Dikutip dari buku Budi Daya Segala Jenis Burung Kicauan karya Ardi Widianto, (2019) kacer sebenarnya merupakan salah satu jenis burung yang mudah menyesuaikan diri terhadap lingkungan.

Namun di sisi lain, burung kacer giras merupakan salah satu jenis burung yang mudah stres, takut, atau agresif ketika melihat sesuatu yang tidak biasa sehingga bisa mengganggu kesehatan dan performa burung, terutama jika ingin dilombakan.

Berikut ini penjelasan mengenai kacer giras sebaiknya dikerodong atau tidak. Mengerodong kacer giras sebenarnya bukanlah hal yang buruk, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan.

Mengerodong kacer giras bisa memberikan beberapa manfaat, antara lain:

  1. Membantu kacer beradaptasi dengan lingkungan baru. Jika pemilik baru membeli atau memindahkan kacer, mengerodongnya bisa membuatnya merasa lebih aman dan nyaman di tempat baru.

  2. Membuat kacer lebih tenang dan jinak. Kacer yang giras biasanya akan meronta-ronta, menggigit sangkar, atau bahkan mencabuti bulunya sendiri. Dengan mengerodong, kacer akan lebih tenang dan tidak mudah terganggu oleh hal-hal di sekitarnya.

  3. Meningkatkan kualitas istirahat kacer. Kacer yang giras sering kali sulit tidur karena terus-menerus waspada. Mengerodong bisa membuat kacer lebih mudah tidur dan beristirahat dengan nyenyak.

  4. Mempersiapkan kacer untuk lomba. Jika ingin melombakan kacer, mengerodong bisa menjadi salah satu cara untuk melatih mental dan stamina burung. Dengan mengerodong, kacer akan lebih fokus pada suaranya sendiri dan tidak terpengaruh oleh suara burung lain.

Namun, mengerodong kacer giras juga bisa berdampak negatif jika dilakukan dengan cara yang salah atau berlebihan. Beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi adalah:

  1. Menyebabkan kacer stres atau depresi. Kacer yang terlalu sering dikerodong bisa merasa tertekan, bosan, atau sedih karena kurang mendapatkan stimulasi dari lingkungan. Hal ini bisa menurunkan nafsu makan, daya tahan tubuh, dan semangat hidup burung.

  2. Mengurangi kepercayaan diri kacer. Kacer yang jarang melihat hal-hal baru bisa menjadi kurang percaya diri dan mudah takut ketika menghadapi situasi yang tidak familiar. Hal ini bisa mengganggu performa burung saat dilombakan atau dikicaukan.

Baca juga: 4 Cara Melatih Burung Lovebird agar Cepat Pintar

Demikian ulasan lengkap seputar alasan kacer giras sebaiknya dikerodong atau tidak yang wajib diketahui oleh pemilik burung yang satu ini. (WWN)