Kelebihan dan Kekurangan Budikdamber sebagai Usaha Rumahan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum melakukan budidaya ikan dengan metode budikdamber, maka perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan budikdamber itu sendiri sebagai usaha rumahan.
Budikdamber berarti budidaya ikan dalam ember yang dipopulerkan oleh Juli Nursandi sebagai solusi masalah pangan untuk masyarakat perkotaan yang terkendala lahan dan air.
Beberapa jenis ikan yang cocok dibudidayakan dalam ember, terutama lele, patin, gabus, gurame, dan betok. Berikut akan dibahas lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan budikdamber.
Kelebihan Budikdamber
Berdasarkan buku Wirausaha Berbasis Ilmu Pengetahuan Alam karya Ahmad dan Ananta, kelebihan budikdamber, antara lain:
Tidak membutuhkan lahan yang luas sebab hanya menggunakan ember sebagai media budidaya. Maka, tidak banyak lahan yang dibutuhkan karena bisa diletakkan di mana saja.
Modal sedikit karena hanya membutuhkan beberapa alat dan bahan, seperti ember, gelas plastik, kawat, bibit sayur, benih ikan, dan sebagainya. Ditambah lagi, harga alat dan bahan juga terjangkau.
Hemat listrik karena budikdamber tidak menggunakan listrik untuk suplai oksigen atau sirkulasi.
Hemat air karena air hanya diganti 10-14 hari sekali dan hanya perlu dilakukan penyedotan di bagian bawah.
Hemat waktu karena tidak banyak waktu untuk pemeliharaan, kuras air, atau panen.
Perawatan mudah, seperti ember tak perlu dibersihkan. Begitu juga dengan pemberian pakan yang terkonsentrasi.
Tidak menggunakan bahan kimia, tetapi menggunakan mikroorganisme di air.
Hasil panen menjanjikan. Dalam artian lain, hasil panen akan bagus dan juga mudah untuk dipanen karena hanya perlu membuang air dalam kolam dan sayur hanya perlu dipotong.
Kekurangan Budikdamber
Walau memiliki banyak kelebihan, budikdamber juga memiliki kelemahan, terutama bagi pemula yang baru mencoba, antara lain:
Fluktuasi suhu yang cukup sulit dikendalikan.
Kadar pH yang mudah berubah.
Memiliki sedikit kandungan oksigen terlarut.
Tidak cocok bagi yang ingin budidaya skala besar.
Dalam sekali panen, budikdamber bisa menghasilkan hingga 80 ekor ikan dalam 2 bulan, sedangkan sayur bisa dipanen hingga bulan ke-4.
Secara umum, budikdamber memang memiliki banyak kelebihan karena kemudahan dan kepraktisannya. Namun, kekurangannya pun tak bisa diabaikan.
Kelebihan dan kekurangan budikdamber bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi yang ingin melakukan budidaya ikan dalam ember. (SP)
