Kenapa Warna Cat Tembok Tidak Rata? Ini Penyebabnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang mengganti cat tembok agar tampilan rumah menjadi lebih cerah dan baru. Namun, saat melakukannya, sering kali terjadi warna cat tidak rata di tembok. Jadi, kenapa warna cat tembok tidak rata?
Cat yang tidak merata akan membuat tembok terlihat tidak indah, berbintik-bintik, atau bergaris-garis. Pahamilah penyebabnya dan terapkan solusinya agar mendapatkan tampilan yang indah.
Kenapa Warna Cat Tembok Tidak Rata?
Mengutip laman mjhomepainters.com, ada beberapa faktor yang mendasari kenapa warna cat tembok tidak rata, mulai dari permukaan temboknya yang tidak rata, teknik pengaplikasian cat yang salah, hingga kualitas cat yang tidak bagus.
Berikut adalah faktor yang menyebabkan warna cat tidak merata pada tembok rumah.
1. Mengabaikan Permukaan yang Tidak Rata
Permukaan tembok yang ada tonjolan, cekungan, atau lubang paku akan menghasilkan lapisan cat yang tidak merata.
Untuk itu, sebelum dicat, perlu untuk menambal lubang dan mengampelas area yang tidak rata tersebut agar menghasilkan permukaan yang lebih halus dan aplikasi cat yang merata.
2. Tembok Tidak Bersih
Sisa kotoran atau debu dapat mencegah cat menempel dengan baik, yang mengakibatkan permukaan menjadi tidak rata.
Dengan membersihkan area yang ingin dicat secara menyeluruh menggunakan kain basah atau campuran sabun gula, tergantung pada jenis cat yang digunakan.
3. Mengabaikan Masalah pada Cat
Jika terdapat cat yang mengelupas dapat mengganggu aplikasi warna yang merata. Dengan mengikis cat yang terkelupas tersebut dan mengaplikasikan primer akan menciptakan dasar yang lebih halus untuk cat baru.
4. Teknik Pengaplikasian Cat yang Salah
Untuk hasil cat yang merata diperlukan teknik pengecatan yang benar agar hasil akhir yang sempurna. Gunakan teknik "tepi basah" saat mengecat di beberapa bagian dan menjaga garis batas basah di area yang telah dicat sebelumnya saat mengaplikasikan cat baru.
Selain teknik tersebut, lebih baik, saat mengaplikasikan cat ini secara tipis-tipis. Jika sudah agak kering, lapisan pertama tadi bisa ditimpa dengan lapisan cat berikutnya.
Dengan menggunakan teknik ini, hasil cat akan lebih merata daripada mengaplikasan cat tembok dengan lapisan tebal langsung.
5. Mengencerkan Cat secara Berlebihan
Sebelum diaplikasikan di tembok, cat memang perlu diencerkan terlebih dahulu. Namun, pengenceran secara berlebihan akan menyebabkan warna tidak rata. Untuk itu, ikuti rekomendasi rasio pengenceran cat yang benar.
6. Kilau Cat yang Salah
Setiap cat memiliki tingkat kilau yang berbeda-beda. Memilih kilap yang salah dapat berpengaruh pada pantulan cahaya di dinding.
Jika pantulannya terlalu terang, hasil pengecatan akan menunjukkan ketidaksempurnaan. Sebaliknya, jika pantulannya rendah, maka hasil cat akan terlihat kusam.
7. Variasi Warna Antarkaleng
Meskipun didapatkan dari toko yang sama, variasi warna antar kaleng juga bisa berbeda-beda. Untuk itu, sebelum diaplikasikan, aduk rata setiap kaleng hingga rata. Kemudian, campurkan cat dari beberapa kaleng tersebut agar hasil lebih konsisten.
8. Cara Menyimpan yang Tidak Benar
Cat perlu disimpan di tempat yang benar, sejuk dan kering, agar kualitas tetap konsisten. Jauhkan cat dari sinar matahari langsung.
Demikian faktor yang menjadi penyebab kenapa warna cat tembok tidak rata. Gunakan cat berkualitas tinggi dan mengikuti teknik aplikasi yang tepat akan mencegah masalah warna yang tidak merata. (Pau)
Baca Juga: Apakah Warna Cat Tembok Mempengaruhi Suhu Ruangan? Ini Penjelasannya
