Memahami Cara Budidaya Sirsak untuk Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budidaya buah sirsak dapat menjadi kegiatan menarik yang menguntungkan, terutama jika mengikuti langkah-langkah yang tepat.
Dengan memahami cara budidaya sirsak yang yang tepat, pemula pun bisa menumbuhkan tanaman tersebut dengan optimal.
Simak pembahasan mengenai cara budidaya sirsak yang tepat untuk pemula dalam ulasan di bawah ini.
Cara Budiaya Buah Sirsak
Sirsak adalah tanaman yang tumbuh dengan subur di daerah tropis. Tanaman ini menghasilkan buah yang dikenal dengan rasa unik dan manfaat kesehatan yang melimpah.
Mengutip buku Berkebun 21 Jenis Tanaman Buah karya Hendro Sunarjono, sirsak memiliki nama ilmiah Annona muricata L., merupakan tanaman asal Amerika Selatan, terutama ditemukan di wilayah Amazon, Brazil.
Di berbagai negara di dunia, sirsak dikenal dengan berbagai nama seperti soursop, guanabana, carosel, thurian-thet, dan graviola. Di Indonesia, nama sirsak berasal dari bahasa Belanda, yakni zuursak.
Berikut ini adalah cara budidaya sirsak yang tepat untuk diikuti para pemula.
1. Siapkan Benih atau Bibit Berkualitas
Langkah pertama adalah memilih benih atau bibit sirsak yang berkualitas. Pemula dapat memperoleh benih dari buah sirsak yang sudah matang.
Pastikan benih tersebut sehat dan tidak cacat. Alternatif lain adalah membeli bibit yang sudah siap tanam dari pusat pertanaman atau penjual terpercaya.
2. Siapkan Pot atau Polybag sebagai Media Pembibitan
Bibit sirsak dapat dibibitkan terlebih dahulu dalam pot atau polybag. Pastikan media tanam yang digunakan subur dan memiliki drainase yang baik. Hal ini akan membantu bibit sirsak tumbuh dengan baik.
3. Pindahkan ke Lahan Terbuka
Setelah bibit mencapai tinggi sekitar 1 meter, pemilik dapat memindahkannya ke lahan terbuka.
Pastikan lahan tersebut mendapatkan cukup sinar matahari, dan jarak tanam antar-pohon sirsak adalah sekitar 4-5 meter.
4. Tanam Bibit di Tanah yang Subur
Sirsak tumbuh dengan baik di tanah yang subur dan kaya akan bahan organik. Pastikan tanah telah dipersiapkan dengan baik sebelum menanam bibit sirsak.
5. Berikan Pupuk
Saat bibit sirsak telah tumbuh selama sekitar 4 bulan, berikan pupuk yang sesuai. Pupuk NPK dan pupuk kandang adalah pilihan yang baik untuk mendukung pertumbuhan sirsak yang sehat.
6. Pantau Hama dan Penyakit
Pantau tanaman sirsak secara rutin untuk mengidentifikasi potensi hama dan penyakit. Tindakan pencegahan atau pengobatan yang sesuai akan membantu melindungi tanaman sirsak.
7. Masa Panen
Sirsak memerlukan waktu sekitar 2-4 tahun untuk mulai berbuah setelah penanaman. Ketika buah sirsak telah matang, panenlah dengan hati-hati agar bentuknya tidak rusak,
Demikian pembahasan mengenai cara budidaya sirsak yang tepat untuk pemula. (AZS)
