Memahami Cara Menanam Kubis hingga Siap Panen

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu keinginan petani kubis adalah melihat tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan kubis berkualitas baik. Oleh karena itu, diperlukan cara menanam kubis yang baik dan benar.
Kubis masih menjadi salah satu tanaman favorit untuk dibudidaya karena merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan devisa negara tahun 2019.
Berikut adalah cara menanam kubis hingga siap panen yang bisa diterapkan.
Cara Menanam Kubis
Kubis atau sayur kol dikenal sebagai salah satu sayuran yang bisa diolah untuk menu makanan sehari-hari. Kubis juga merupakan salah satu jenis sayur yang bisa dimakan tanpa dimasak terlebih dahulu.
Dirangkum dari buku Bercocok Tanam Kubis karya S. Mulyono, berikut adalah cara menanam kubis yang bisa dilakukan.
1. Persiapan Lahan
Karena sulit menemukan lokasi tepat untuk kubis, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyediakan lahan ideal sebelum menanam, yaitu:
Beri naungan di atas lahan untuk menghindari kendala iklim yang mungkin terjadi.
Pengapuran untuk tanah yang memiliki pH terlalu rendah atau tinggi.
Penggemburan tanah dengan cara mencangkul tanah yang kurang subur.
Bisa dibuat teras untuk mengatasi tanah yang miring.
Pemupukan dasar untuk lahan dengan bahan organik untuk meningkatkan unsur hara.
2. Persiapan Benih
Benih yang baik dapat dipilih dan ditemukan di toko pertanian atau tanaman. Pastikan jumlah benih yang dibeli sesuai dengan luasan lahan.
Hal ini karena daya tumbuh benih akan menurun kalau harus disimpan untuk musim tanam selanjutnya. Kebutuhan jumlah benih bisa dihitung menggunakan rumus tertentu.
3. Persemaian Benih
Benih sayuran kubis kemudian disemaikan di wadah kecil saja karena hanya memerlukan bibit sebesar kecambah untuk menanam kubis.
4. Menanam Kubis
Banyak faktor yang perlu diperhatikan saat proses penanaman kubis, yaitu:
Bibit kubis harus segera dipindahkan setelah berusia satu bulan dari waktu sebar karena terlalu cepat atau lambat bisa membawa dampak buruk bagi pertumbuhan kubis.
Jarak tanam harus diatur sedemikian rupa agar pertumbuhan tanaman dan hasil panennya bisa maksimal.
Pola tanam, bisa memilih antara pola teratur atau pola larikan. Tujuannya agar memudahkan perawatan, terutama pemberian pupuk dan pemberantasan hama.
Waktu tanam kubis lebih baik di pagi atau sore hari karena dapat mencegah kelayuan.
5. Pemberian Pupuk
Tambahan pupuk bisa diberikan saat tanaman berumur dua minggu di kebun menggunakan pupuk buatan.
6. Pemberian Obat Hama
Kubis termasuk salah satu tanaman yang mudah dijangkit ulat kubis. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyemprotan insektisida ke tanaman kubis.
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan cendawan juga bisa membuat tanaman membusuk. Jenis penyakit dan cara penanganannya juga sangat beragam.
Demikian adalah cara menanam kubis hingga siap panen yang bisa diikuti. (SP)
