Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Cangkok Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pencangkokan Tanaman. Sumber foto: Nikola Jovanovic/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pencangkokan Tanaman. Sumber foto: Nikola Jovanovic/Unsplash

Cangkok merupakan salah satu cara perkembangbiakan atau teknik perbanyakan tanaman yang dilakukan secara vegetatif.

Teknik ini dilakukan dengan cara mengupas ranting pohon yang dijadikan sebagai induk kemudian ditempelkan batang yang berakar sebagai tanaman barunya.

Apa Itu Cangkok?

Ilustrasi Pencangkokan Tanaman. Sumber foto: Jonathan Kemper/Unsplash

Perkembangbiakan tanaman dapat dilakukan secara generatif maupun vegetatif. Perkembangbiakan tanaman secara vegetatif dapat dilakukan dengan berbagai teknik. Salah satunya adalah dengan cara mencangkok. Lalu, apa itu cangkok?

Cangkok adalah cara perkembangbiakan tanaman dengan cara menempelkan tanaman baru ke tanaman induk yang sudah dikupas kulit pohonnya.

Pembahasan lengkap mengenai teknik mencangkok dijelaskan dalam buku berjudul Meraup Untung Bertanam Alpukat yang ditulis oleh Eva Riyanti Lubis (2022: 43).

Dalam buku tersebut tertulis bahwa cangkok atau teknik batang bawah atau atas merupakan cara perkembangbiakan yang dilakukan dengan mengeratkan cabang induk. Kemudian dibungkus dengan media tanam agar pertumbuhan akar terjadi.

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Cangkok

Seperti teknik perkembangbiakan vegetatif pada umumnya, cara perkembangbiakan cangkok juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan menggunakan teknik cangkok adalah kualitas dan produksi tanaman yang dihasilkan sama persis dengan tanaman induk.

Sedangkan kekurangan sistem perkembangbiakan dengan teknik cangkok adalah tanaman cenderung tidak dapat tumbuh dengan baik pada musim kemarau.

Selain itu, tanaman juga lebih mudah roboh sebab tidak adanya akar tunggang pada tanaman baru. Cabang yang dipotong juga membuat tajuk rusak.

Sistem perkembangbiakan cangkok juga membutuhkan waktu yang lebih lama karena untuk menumbuhkan akar, dibutuhkan pencangkokan ulang untuk kedua kalinya.

Tak hanya itu, metode cangkok juga tidak dapat diterapkan untuk perbanyakan atau perkembangbiakan dalam jumlah besar. Hal ini karena pencangkokan hanya dapat dilakukan dalam beberapa batang untuk satu pohon induk.

Media tanam yang dapat digunakan untuk perkembangbiakan cangkok adalah sabut kelapa atau serasah daun yang telah bercampur di bawah pohon bambu. Agar perkembangbiakan cangkok berhasil, sebaiknya lakukan pencangkokan di awal musim hujan.

Baca juga: Cara Mencangkok Tanaman dengan Mudah, Benar, dan Praktis

Itulah penjelasan ringkas mengenai apa itu cangkok beserta kelebihan dan kekurangannya. (DAP)