Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri Jagung Siap Panen dan Cara Penyimpanannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri Jagung Siap Panen. Sumber: Unsplash.com/Henry Barnes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri Jagung Siap Panen. Sumber: Unsplash.com/Henry Barnes

Setiap tanaman yang merupakan sumber pangan umumnya selalu mempunyai ciri siap panen, salah satunya jagung. Ciri jagung siap panen adalah daun sudah menguning dan bijinya mengilap.

Jika tanaman jagung sudah menandakan ciri tersebut, pemilik tanaman dapat mulai memanen dengan cara memuntir tongkol jagung ke arah samping. Setelah itu, menarik jagung ke arah bawah agar bisa patah dari tangkainya.

Simak pembahasan mengenai ciri jagung siap panen beserta cara penyimpanannya yang perlu diketahui dalam ulasan berikut ini.

Ciri Jagung Siap Panen

Ilustrasi Ciri Jagung Siap Panen. Sumber: Unsplash.com/Jesse Gardner

Setiap jenis tanaman sumber pangan selalu mempunyai ciri khusus yang menandakan siap atau tidaknya tanaman tersebut untuk dipanen. Salah satu contoh tanaman sumber pangan itu adalah jagung.

Jika panen terlalu cepat, pertumbuhan jagung belum optimal sehingga bijinya cenderung kecil. Sedangkan bila panen terlambat, rasa manis dari biji jagung akan berkurang. Teksturnya pun akan menjadi keras.

Berdasarkan kondisi tersebut, dapat diketahui bahwa proses panen harus dilakukan sesuai dengan waktunya. Cara untuk mengetahui waktu panen jagung yang tepat adalah melihat ciri-ciri dari tanaman tersebut.

Mengutip dari buku Bercocok Tanam Palawija karya Mashudi (2007: 74), ciri jagung siap panen, antara lain:

  1. Jagung berusia ± 7 – 8 minggu setelah berbunga.

  2. Usia jagung mencapai maksimal, yaitu setelah berbunga.

  3. Usia jagung mencapai maksimal, yaitu setelah biji terisi secara optimal.

  4. Daun telah menguning atau kuning.

  5. Daun pembungkus tongkol jagung (kelobot) sudah kering.

  6. Biji mengilap dan keras.

Jika tanaman jagung sudah menandakan enam ciri tersebut, artinya jagung sudah masak dan siap untuk dipanen.

Cara untuk memanen jagung adalah menggunakan tangan untuk memuntir tongkol ke samping, kemudian menarik ke bawah untuk mematahkannya.

Cara Menyimpan Hasil Panen Jagung

Ilustrasi Ciri Jagung Siap Panen. Sumber: Unsplash.com/Andre Ouellet

Selain mengetahui ciri jagung yang sudah siap panen, setiap penanam atau pelaku budidaya jagung juga perlu mengetahui cara menyimpan jagung. Tujuannya agar kualitas hasil panen dapat tetap terjaga hingga ke tangan konsumen.

Beberapa cara untuk menyimpan hasil panen jagung, yaitu:

  • Menata dan menyimpannya dalam wadah, seperti karung goni, karung plastik, atau kotak yau.

  • Menjaga suhu sekitar tetap dingin sebab suhu hangat dapat merubah tongkol jagung menjadi seperti bertepung.

  • Segera mendistribusikan hasil panen jagung segar karena jagung tersebut hanya mampu bertahan 3 – 7 hari dalam kulkas.

Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui bahwa ciri jagung siap panen adalah ketika daunnya sudah menguning dan bijinya mengilap. (AA)