Konten dari Pengguna

Oven Tangkring Atasnya Dibuka atau Ditutup? Inilah Faktanya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi oven tangkring atasnya dibuka atau ditutup. Foto: Pexels.com/AS Photography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi oven tangkring atasnya dibuka atau ditutup. Foto: Pexels.com/AS Photography

Oven tangkring atasnya dibuka atau ditutup sering menjadi pertanyaan penting bagi siapa saja yang gemar membuat kue di rumah.

Ketepatan dalam menggunakan oven jenis ini dapat memengaruhi hasil akhir dari proses memanggang.

Salah satu faktor yang sering diabaikan adalah perlakuan terhadap bagian atas oven selama pemanggangan berlangsung.

Oven Tangkring Atasnya Dibuka atau Ditutup?

Ilustrasi oven tangkring atasnya dibuka atau ditutup. Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Oven tangkring atasnya dibuka atau ditutup? Mengutip dari bettycrocker.co.uk, sebaiknya oven ditutup selama proses pemanggangan berlangsung.

Oven tangkring memang berbeda dari oven listrik atau oven gas modern, tetapi prinsip menjaga suhu tetap stabil tetap berlaku di semua jenis oven.

Kebiasaan membuka bagian atas oven tangkring terlalu sering bisa membuat suhu di dalam ruang panggang jadi tidak konsisten.

Akibatnya, adonan yang sedang mengembang bisa mengalami perubahan struktur, kue menjadi bantat, atau bahkan bagian dalamnya tidak matang secara merata.

Menutup bagian atas oven tangkring membantu menjaga panas tetap terperangkap di dalam ruangan pemanggangan. Panas yang merata akan membantu kue mengembang sempurna dan matang hingga ke bagian dalam.

Ketika bagian atas dibiarkan terbuka, udara dingin dari luar akan masuk dan mengacaukan suhu yang dibutuhkan untuk mengembangkan adonan. Meskipun terlihat sepele, hal ini bisa menjadi penyebab utama kegagalan saat membuat kue atau roti.

Menutup bagian atas oven selama memanggang jauh lebih aman dibanding membiarkannya terbuka sejak awal.

Menjaga oven tetap tertutup juga membantu proses karamelisasi dan pembentukan warna cokelat keemasan pada permukaan kue. Saat panas terjaga dengan baik, permukaan kue akan matang secara perlahan tanpa terbakar.

Jika warna permukaan terlihat terlalu cepat menggelap, bisa digunakan lapisan aluminium foil untuk mengurangi intensitas panas langsung tanpa harus membuka oven sepenuhnya.

Menggunakan oven tangkring bukan tanpa tantangan, terutama karena suhu panas di dalamnya sulit dikendalikan secara presisi.

Karena tidak dilengkapi dengan pengatur suhu otomatis, menjaga kestabilan panas menjadi sangat penting. Oleh sebab itu, membuka bagian atas hanya akan menambah risiko kue gagal mengembang atau bahkan gosong di beberapa bagian.

Lebih baik bersabar dan tetap menjaga oven dalam kondisi tertutup sampai kue terlihat hampir matang, barulah dilakukan pengecekan secukupnya.

Secara keseluruhan, oven tangkring atasnya dibuka atau ditutup menjadi kunci penting dalam menentukan keberhasilan memanggang.

Dengan mempertahankan posisi tertutup, panas dalam oven tetap stabil dan hasil panggangan pun lebih maksimal. (Shofia)

Baca Juga: 5 Tips agar Kue Semprit Renyah dan Nikmat