Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.0
Konten dari Pengguna
Penyakit Tanaman Timun yang Harus Dikendalikan dengan Tepat
22 Agustus 2024 21:27 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Penyakit merupakan musuh utama dalam budidaya tanaman timun karena bisa menurunkan produktivitas dan kualitas tanaman. Biasanya penyakit tanaman timun yang sering menyerang adalah rebah semai yang bisa menular dari tanaman satu ke tanaman lainnya.
ADVERTISEMENT
Jika tanaman sudah terlihat terserang penyakit, maka harus segera dikendalikan agar kondisi tanaman tidak semakin parah. Namun setiap penyakit memiliki penyebab dan cara mengatasi yang berbeda-beda agar hasilnya lebih optimal.
Penyakit Tanaman Timun
Timun tergolong tanaman yang mudah ditanam dalam beragam kondisi lingkungan, apalagi perawatannya tergolong sederhana. Meski begitu tanaman ini juga rentan terserang berbagai jenis penyakit yang merusak pertumbuhan tanaman . Dikutip dari buku Berbagai Macam Penyakit di dalam Tanaman karya Zulheri Noer, berikut beberapa penyakit pada tanaman timun yang harus segera dikendalikan.
1. Layu Fusarium
Layu fusarium merupakan penyakit yang membuat tanaman layu mulai bagian bawah hingga bagian atas tanaman. Sedangkan di bagian pangkal batang terdapat bercak memanjang coklat tua dan kuning, bahkan merambat hingga ke dalam batang.
ADVERTISEMENT
2. Rebah Semai
Rebah semai sering menyerang bagian pangkal batang mulai dari tahap persemaian hingga pindah tanam. Tentu saja penyakit ini harus dikendalikan sejak awal dengan pencelupan bibit ke dalam fungisida sebelum dipindahkan ke media tanam.
3. Embun Bulu
Penyakit ini akan membuat tanaman timun timbul bercak kuning kecoklatan di daun dan bagian bawah daun muncul spora ungu kehitaman. Jika dibiarkan, bercak ini bisa menyebar lebih cepat ke seluruh permukaan daun hingga daun kering dan rontok.
4. Layu Bakteri
Layu bakteri akan membuat tanaman mati secara mendadak, cirinya yaitu batang tanaman berkat pembuluh angkut akan berlendir jika dipotong. Namun penyakit ini bisa dikendalikan dengan teknik budidaya yang baik seperti pemupukan secara teratur dan menjaga pH tanah tetapi seimbang.
ADVERTISEMENT
5. Embun Tepung
Terakhir ada penyakit embun tepung yang membuat permukaan daun tanaman penuh serbuk tepung spora putih. Embun tepung pertama kali akan menyerang bagian bawah daun, kemudian berkembang ke bagian atas hingga seluruh permukaan daun.
Setiap penyakit tanaman timun harus segera dikendalikan agar tidak menular dari tanaman satu ke yang lainnya. Jika dibiarkan begitu saja, penyakit bisa menular melalui cara apapun, termasuk bantuan serangga hingga merusak seluruh tanaman timun.(DSI)