Konten dari Pengguna

Penyebab Bulai pada Tanaman Jagung dan Cara Pengendaliannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab bulai pada tanaman jagung, foto: Unsplash/Hari Nandakumar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab bulai pada tanaman jagung, foto: Unsplash/Hari Nandakumar

Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang mempunyai peran strategis. Salah satu kendalanya adalah penyakit bulai. Sehingga, petani jagung perlu tahu penyebab bulai pada tanaman jagung dan cara pengendaliannya.

Gejala khas penyakit bulai pada tanaman jagung berupa klorotik memanjang sejajar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat. Berikut ini penyebab bulai pada tanaman jagung dan cara pengendaliannya.

Penyebab Bulai pada Tanaman Jagung

Ilustrasi penyebab bulai pada tanaman jagung, foto: Unsplash/Prasad SN

Dikutip dari situs pertanian.go.id penyakit bulai pada jagung disebabkan oleh patogen Oomycetes Peronosclerospora spp. Serangan penyakit bulai membuat hasil panen berkurang hingga 50-80%. Jika kondisinya parah dapat gagal panen.

Penyebaran penyakit bulai dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya jarak tanam, faktor hujan, dan angin. Hal ini karena kelembapan udara yang tinggi serta rendahnya paparan sinar matahari.

Curah hujan yang tinggi dan terjadi pada malam hari dapat menyebabkan kelembapan udara tinggi dan perkembangan penyakit bulai juga meningkat. Selain itu, angin juga mendukung penyebaran spora patogen.

Penyakit bulai dapat menular dari tanaman sakit ke tanaman sehat. Dikutip dari situs pertanian.go.id pada kondisi kondusif, rata-rata pertambahan tanaman terinfeksi bulai dapat mencapai 144 tanaman/minggu.

Cara Pengendalian Penyakit Bulai pada Tanaman Jagung

Mengutip dari situs pertanian.go.id ada beberapa metode untuk pengendalian penyakit bulai jagung. Metode pengendalian tersebut, antara lain secara kultur teknik, pengendalian hayati, penggunaan varietas tahan, dan secara kimiawi.

Kultur Teknik Pengendalian menggunakan kultur teknik dilakukan dengan eradikasi atau pemusnahan tanaman, pengaturan waktu tanam, dan melakukan penanaman secara serempak.

Apabila ditemukan tanaman yang memperlihatkan gejala penyakit bulai, maka segera cabut dan diupayakan tidak diangkut terlalu jauh. Hal ini karena adanya peluang spora yang melekat pada daun jatuh pada tanaman sehat yang dilewati.

Itu tadi penyebab bulai pada tanaman jagung dan cara pengendaliannya. Sebagai petani jagung, penting untuk memperhatikan setiap hama/penyakit salah satunya bulai pada tanaman jagung.

Baca juga: Urutan Proses Produksi Kerajinan dari Bahan Limbah Kulit Jagung