Penyebab Mata Arwana Berkabut dan Cara Mengatasinya

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 23:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mata arwana berkabut. Sumber foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mata arwana berkabut. Sumber foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Penyebab mata arwana berkabut merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering diabaikan oleh pemilik ikan hias. Padahal, kondisi ini saja menjadi serius dan menyebabkan kematian.
ADVERTISEMENT
Ikan arwana sendiri membutuhkan penglihatan yang bagus dan cerah, agar mereka bisa bergerak bebas di dalam akuarium. Sebab itu, penting bagi pemilik untuk mengetahui penyebab masalah ini. Simak pembahasannya di sini.

Penyebab Mata Arwana Berkabut

Ilustrasi mata arwana. Sumber foto: Pixabay
Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang paling penting bagi makhluk hidup, termasuk ikan arwana. Karena itu, mata harus diperhatikan dan dijaga sebaik mungkin agar arwana hidup sehat.
Dikutip dari buku Petunjuk Praktis Memelihara Arwana karya Subur Abdul Jalil, ciri mata arwana yang kurang bagus biasanya melotot, pecak, dan turun. Jika ketiganya terjadi pada arwana peliharaan, maka bisa dipastikan ia mengalami masalah mata.
Salah satu permasalahan mata yang sering menyerang arwana sendiri adalah berkabut. Mata yang berkabut tidak hanya mengurangi keindahan mereka, tetapi juga kebebasan arwana untuk bergerak. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut penjelasannya.
ADVERTISEMENT

1. Kualitas Air Buruk

Kualitas air yang buruk merupakan salah satu penyebab utama mata arwana berkabut. Air yang tidak terjaga kebersihannya dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit, termasuk Cloudy Eye.
Parameter air seperti pH, kadar amonia, nitrit, dan nitrat yang tidak seimbang inilah yang bisa membuat mata arwana iritasi dan berkabut.

2. Infeksi Mikroorganisme

Infeksi mikroorganisme, seperti bakteri dan jamur juga menjadi penyebab mata arwana berkabut. Infeksi ini biasanya terjadi karena kualitas air yang buruk, dan akhirnya menciptakan lingkungan kotor yang menyebabkan mata arwana terinfeksi penyakit Cloud Eye.

3. Perubahan Suhu Air

Perubahan suhu air, terutama jika terlalu dingin, juga dapat menyebabkan mata arwana berkabut. Suhu air yang tidak stabil bisa mengganggu sistem imun ikan, dan membuatnya lebih rentan terkena penyakit seperti Cloudy Eye.
ADVERTISEMENT
Suhu air yang ideal untuk arwana sendiri berkisar antara 26-30°C. Untuk mendapatkan suhu ini, pemilik bisa menggunakan heater.

4. Air Jarang Diganti

Penyebab mata arwana berkabut yang terakhir adalah air jarang diganti. Sisa-sisa makanan dan feses ikan dapat meningkatkan kandungan amonia, nitrit, dan nitrat dalam air. Sejumlah kandungan inilah yang menyebabkan penyakit berbahaya, seperti Cloudy Eye.
Itulah beberapa penyebab mata ikan arwana berkabut yang penting untuk dipahami. (RN)