Konten dari Pengguna

Penyebab Tanaman Bawang Merah Layu, Tanda, dan Cara Mengatasinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Tanaman Bawang Merah Layu, Pexels/mali maeder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Tanaman Bawang Merah Layu, Pexels/mali maeder

Penyebab tanaman bawang merah layu seringkali tidak disadari. Penyakit layu ini memang dapat menyerang beberapa tanaman, termasuk cabai dan bawang merah.

Layu pada tanaman bawang merah biasa disebut dengan penyakit layu fusarium. Penyakit layu fusarium atau layu moler pada tanaman bawang merah merupakan sebuah masalah yang sangat serius dan harus segera ditangani untuk menghindari adanya gagal panen.

Penyebab Tanaman Bawang Merah Layu

Ilustrasi Penyebab Tanaman Bawang Merah Layu, Pexels/Miguel Á. Padriñán

Penyebab tanaman bawang merah layu harus benar-benar diperhatikan. Jika dibiarkan begitu saja, maka akan terjadi gagal panen, karena tanaman akan busuk, sehingga tidak bisa dijual.

Mengutip dari situs jagro.unbari.ac.id, hal utama yang menyebabkan layunya bawang merah adalah penyakit layu fusarium.

Penyakit ini dapat mengakibatkan kerugian yang signifikan dalam produksi bawang merah dan dapat menyebar dengan cepat dalam kondisi yang sesuai.

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Fusarium Oxysporum f.sp.cepae dan sering terjadi saat curah hujan tinggi dan keadaan lembab. Oleh sebab itu, perlu segera ditangani ketika tanaman bawang menunjukkan ciri-ciri terkena penyakit layu fusarium.

Tanda-tanda tanaman bawang merah terjangkit penyakit layu fusarium adalah:

  • Tanaman layu secara mendadak.

  • Daun berwarna kuning dan melengkung, hingga terkulai.

  • Daun mengkerut dan melintir.

  • Akar tanaman membusuk dan mudah tercabut.

  • Pembusukan pada umbi, disertai adanya koloni jamur yang menyebabkan tanaman mati.

Cara untuk mengatasi masalah penyakit layu pada tanaman bawang merah adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan rotasi tanaman dengan tanaman lain yang sehat dan bukan inang dari penyakit layu fusarium atau layu fusarium.

  2. Melakukan pengolahan lahan dengan baik.

  3. Memberikan kapur pertanian untuk meningkatkan pH tanah.

  4. Mengatur drainase dengan baik agar tanaman tidak tergenang akibat seringnya penyiraman.

  5. Menjaga kebersihan lingkungan dan memilih bibit yang berkualitas.

  6. Menggunakan pupuk organik yang mengandung jamur antagonis.

  7. Mencabut dan memusnahkan tanaman yang terjangkit penyakit ini.

  8. Menggunakan pestisida kimia apabila diperlukan atau ketika penyakit sudah menyebar luas.

Perlu diperhatikan bahwa penyakit layu ini biasanya muncul ketika tanaman bawang merah menunjukkan usia 35 sampai 45 hari setelah waktu tanam.

Demikian adalah penyebab tanaman bawang merah layu. Setelah mengetahui informasi di atas, bisa lebih memperhatikan pertumbuhan dan kebersihan, serta kesehatan tanaman bawang merah.

Membekali diri dengan pemahaman yang baik tentang penyakit Moler pada bawang merah dan tindakan pencegahan yang efektif menjadi kunci dalam meminimalkan dampak negatifnya terhadap produksi bawang merah secara global. (BrenNs)

Baca Juga: 5 Penyebab Gabah Hampa yang Wajib Dihindari