Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Perbandingan Isian Nastar dengan Adonan Kulitnya yang Tepat
25 Maret 2025 18:08 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Perbandingan isian nastar dengan adonan kulit harus diperhatikan dengan cermat untuk menghasilkan nastar dengan tekstur yang lembut dan rasa yang seimbang.
ADVERTISEMENT
Ketika membahas nastar, isian menjadi salah satu elemen kunci yang menentukan rasa dan teksturnya.
Nastar merupakan salah satu kue kering favorit yang banyak disajikan dalam berbagai perayaan, terutama Lebaran.
Perbandingan Isian Nastar
Secara umum, perbandingan isian nastar yang direkomendasikan adalah sekitar 3:4.
Dikutip dari buku The Little Book Cookies, @ms.rinadedik, (2020: 32), isian nastar atau selai nastar idealnya seberat 6 gram dan kulit/adonannya sebesar 8 gram. Ini berarti bahwa setiap butir nastar memiliki isian yang cukup tanpa membuat kulitnya terlalu tipis atau mudah pecah.
Dengan perbandingan ini, tekstur nastar tetap lembut dan rasa manis selai berpadu sempurna dengan kulit yang gurih serta renyah.
Jika isian lebih dari 6 gram, maka kulit nastar menjadi terlalu tipis dan berisiko pecah saat dipanggang.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, jika adonan kulit terlalu banyak, nastar bisa terlalu kering dan mendominasi rasa isian sehingga keseimbangan cita rasa berkurang. Oleh sebab itu, menjaga perbandingan ini sangat penting untuk mendapatkan hasil yang ideal.
Perbandingan isian nastar dengan adonannya penting karena menjaga keseimbangan rasa dan tekstur. Kulit nastar yang terlalu tebal bisa membuatnya terasa kering dan mendominasi rasa, sementara kulit yang terlalu tipis bisa menyebabkan isiannya bocor saat dipanggang.
Selain itu, perbandingan yang tepat juga mencegah nastar retak atau pecah. Jika isiannya terlalu banyak, kulit bisa merekah saat dipanggang karena tekanan dari dalam.
Nastar dengan perbandingan yang pas juga akan memiliki hasil akhir lebih estetik. Nastar akan mempunyai bentuk yang bulat sempurna, tidak meleber atau terlihat berantakan.
ADVERTISEMENT
Perbandingan isian kue nastar yang tepat juga membuat tekstur nastar lembut dan lumer di mulut. Kulit yang tidak terlalu tebal memungkinkan nastar tetap lembut saat digigit, berpadu sempurna dengan isian selai nanas.
Dengan perbandingan yang sesuai, nastar lebih mudah dibentuk, tidak mudah hancur, dan dapat matang dengan baik saat dipanggang.
Dengan menjaga perbandingan isian nastar yang ideal, hasil akhirnya akan lebih lembut, tidak retak, dan memiliki rasa yang seimbang di setiap gigitannya. Selamat mencoba! (Mey)
Baca juga: 7 Tips Memanggang Nastar dengan Oven Listrik