Konten dari Pengguna

Perbedaan Hiking dan Trekking yang Perlu Dipahami beserta Manfaatnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Perbedaan Hiking dan Trekking. Sumber : Eric Sanman/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Perbedaan Hiking dan Trekking. Sumber : Eric Sanman/Pexels.com

Kegiatan hiking dan trekking merupakan dua kegiatan outdoor yang menarik dan menantang nyali. Kedua kegiatan ini sama-sama menempuh jarak yang panjang dan mendaki, namun ada perbedaan hiking dan trekking yang dapat dilihat dari berapa segi.

Agar semakin tahu, simak dalam pembahasan di bawah ini!

Perbedaan Hiking dan Trekking

Ilustrasi : Perbedaan Hiking dan Trekking. Sumber : Andrei Tanase/Pexels.com

Ani Kurniawati, M.Pd dalam buku berjudul Problematika Aktivitas Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, menjelaskan bahwa tubuh yang sehat membutuhkan makanan yang bergizi, selain itu tubuh juga membutuhkan olahraga rutin.

Ada banyak jenis olahraga yang bisa meningkatkan kesehatan fisik dan kekuatan otot, contohnya hiking dan trekking. Meski sering dianggap sama, ternyata keduanya tetap memiliki berbeda. Perbedaan hiking dan trekking adalah :

1. Durasi

Hiking mempunyai durasi tidak terlalu lama, bahkan hanya kurang dari sehari sekitar 2-8 jam. Sedangkan trekking durasinya bisa berhari-hari, berminggu-minggu, sampai berbulan-bulan.

2. Lokasi

Olahraga hiking banyak dilakukannya di cagar alam. Sedangkan olahraga trekking dilakukan di gunung, contohnya Gunung Semeru, Gunung Rinjani, dan sebagainya.

3. Persiapan

Hiking tidak membutuhkan perencanaan yang mendalam, karena rute pendakian sudah diberi tanda dengan jelas. Jadi, pendaki hanya perlu mengikuti rute tersebut.

Sedangkan trekking membutuhkan perencanaan ekstensif, sebab trekker harus menandai sendiri rute yang mereka lewati.

4. Intensitas

Hiking masuk dalam kegiatan rekreasi dan banyak dilakukan pada lokasi yang sudah pernah dilewati orang sebelumnya. Biasanya kegiatan hiking banyak dilakukan pada akhir pekan.

Sedangkan trekking dilakukan pada medan yang berbeda dalam jangka waktu yang lama dan membutuhkan kekuatan fisik serta mental para trekker.

5. Jalur

Jalur hiking kebanyakan terletak di tengah hutan, gunung, maupun perbukitan. Jalur hiking yang sudah ditandai sebelumnya menjadi rute pejalan kaki pendaki berikut-berikutnya.

Sedangkan trekking lebih kepada menjelajahi alam dengan jalan kaki. Trekker akan mencari jalur baru dan menemukan lokasi yang indah yang kemungkinan besar tidak dilewati orang sebelumnya.

Manfaat Hiking dan Trekking Bagi Kesehatan

Ada beberapa manfaat hiking dan trekking bagi kesehatan, yaitu :

  1. Membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

  2. Menurunkan risiko hipertensi, sehingga bisa meminimalisir stroke.

  3. Menjadikan tubuh semakin bugar dan sehat.

  4. Kesehatan mental semakin meningkat, utamanya mereka yang sedang stres, cemas, sampai depresi.

  5. Meningkatkan kreatifitas, karena mereka harus pandai-pandai melewati dan membuat rute agar tidak tersesat.

Demikianlah penjelasan tentang perbedaan hiking dan trekking yang perlu diketahui! (Ek)