Prangko Termahal di Dunia, Koleksi Langka Bernilai Fantastis

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prangko termahal di dunia saat ini menjadi barang koleksi yang bernilai tinggi, khususnya bagi para filatelis (kolektor prangko). Dahulunya, prangko merupakan alat pembayaran untuk mengirim surat.
Dikutip dari findyourstampsvalue.com, beberapa prangko langka bahkan dihargai hingga jutaan dolar. Hal ini karena nilai langka, sejarah, dan kondisi fisiknya yang masih utuh terjaga.
Prangko Termahal di Dunia, Koleksi Langka Bernilai Fantastis
Berikut ini ulasan mengenai prangko termahal di dunia, yang bisa menjadi koleksi langka para kolektor dan pencinta benda bersejarah.
1. British Guiana 1c Magenta
British Guiana 1c Magenta adalah prangko termahal di dunia yang pernah terjual dengan harga $9.480.000 (sekitar Rp150.000.000.000) dalam sebuah lelang tahun 2021.
Prangko ini dicetak di British Guiana (sekarang Guyana) pada tahun 1856. Prangko ini dibuat sebagai solusi darurat karena habisnya stok prangko dari Inggris. Hingga sekarang, diketahui hanya satu lembar yang masih ada. Ini yang menjadikannya barang super langka.
Prangko ini berbentuk segi delapan dengan warna magenta, dan dicetak dengan tinta hitam. Meskipun sederhana, nilai sejarah dan keunikannya membuat prangko ini begitu mahal di pasaran.
2. The Treskilling Yellow
The Treskilling Yellow berasal dari Swedia. Prangko ini dikenal karena kesalahan pencetakannya. Sebenarnya, pangko ini seharusnya dicetak dengan warna hijau, namun satu cetakan dicetak berwarna kuning.
Hanya satu lembar dari jenis prangko ini yang diketahui masih ada. Meskipun harga jual terakhir tidak diungkapkan secara resmi, diperkirakan nilainya mencapai $2–3.000.000.
Kesalahan cetak semacam ini sangat dicari para kolektor. Hal ini karena keunikannya yang tidak bisa diulang hingga nilainya sangat berharga.
3. The Penny Black
The Penny Black adalah prangko pertama di dunia pada tahun 1840 yang diterbitkan oleh Inggris. Prangko ini nilai langkanya tidak seperti dua prangko sebelumnya.
Penny Black yang dalam kondisi mint atau belum pernah digunakan dengan margin sempurna bisa bernilai ribuan sampai ratusan ribu dolar. Hal ini sesuai dengan kondisi dan nomor plat cetakannya.
Koleksi prangko termahal di dunia bisa menjadi aset yang luar biasa. Sehingga, jika disimpan dan dirawat dengan baik, secarik kertas kecil yang menyimpan sejarah bisa nilai fantastis. (Zen)
Baca Juga: Apa Itu Filateli? Ini Fakta yang Belum Banyak Orang Tahu
