Konten dari Pengguna

Sinopsis Novel Funiculi Funicula Karya Toshikazu Kawaguchi

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sinopsis Novel Funiculi Funicula, Pexels/Caio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sinopsis Novel Funiculi Funicula, Pexels/Caio

Sinopsis novel Funiculi Funicula menarik diketahui terlebih dahulu oleh pembaca yang tertarik dengan novel satu ini. Sebab, novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi memiliki kisah yang seru seputar sebuah kafe tua.

Novel Funiculi Funicula memiliki judul asli Kōhī Ga Samenai Uchi Ni atau yang diartikan dengan Before the Coffee Gets Cold. Aslinya novel ini berbahasa Jepang, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Di Indonesia, novel ini terbit di bawah naungan PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2022 lalu. Berjumlah sekitar 199 halaman, novel ini menghadirkan kisah fiksi yang seru untuk dinikmati oleh pembaca.

Sinopsis Novel Funiculi Funicula Selengkapnya

Ilustrasi Sinopsis Novel Funiculi Funicula, Pexels/Jonathan Meyer

Bagi sebagian orang, mengetahui sinopsis dari sebuah novel penting untuk dilakukan sebelum membaca novel tersebut. Jika tertarik dengan novel Funiculi Funicula, maka sinopsis novel Funiculi Funicula perlu diketahui terlebih dahulu.

Dikutip dari situs dari situs pembangunansosial.fisipol.ugm.ac.id., Funiculi Funicula merupakan sebuah nama kafe tua yang lokasinya berada di salah satu gang kecil di Tokyo. Kafe inilah yang menjadi latar utama cerita.

Kafe tersebut adalah kafe ajaib yang dapat membawa setiap pengunjungnya untuk menjelajahi waktu. Namun, untuk bisa menjelajahi waktu, pengunjung harus mengikuti setiap peraturan yang berlaku.

Hal ini membuat banyak orang tidak berani untuk mencobanya. Sebab mereka menganggap bahwa peraturan-peraturan tersebut terlalu berisiko, sehingga lebih baik menghindarinya daripada melakukannya.

Risiko yang akan dihadapi oleh pengunjung, mulai dari tidak dapat menemui orang yang belum pernah ke kafe itu, tidak dapat mengubah kenyataan, serta tidak diperkenankan untuk berpindah ketika sedang berada di masa lalu. Selain itu, masih ada risiko lainnya.

Beberapa risiko tersebut: batas waktu di masa lalu hanya sampai kopi mendingin, harus menghabiskan kopi sebelum dingin, akan menjadi hantu, hingga terjebak di masa lalu apabila melanggar peraturan yang ada tersebut. Hal ini tentu dihindari oleh sebagian besar orang.

Buku ini mengisahkan tentang 4 orang pengunjung kafe yang ingin melintasi waktu dengan alasannya masing-masing. Pengunjung pertama adalah wanita yang bernama Fumiko. Ia ingin bertemu dengan kekasihnya, Goro.

Kekasihnya tersebut telah meninggalkannya ke Amerika untuk bekerja. Ia ingin kembali ke masa lalu untuk bertemu Goro dan menyampaikan hal yang belum sempat ia sampaikan.

Pengunjung kedua ialah Kotake, seorang istri yang bekerja sebagai perawat. Dulu, ia bersama suaminya, yang bernamaFusagi, sering menghabiskan waktu berdua di Kafe Funiculi Funicula.

Sayangnya, Fusagi terkena penyakit alzheimer yang membuatnya melupakan Kotake.

Kotake ingin kembali datang ke kafe tersebut untuk bisa bertemu Fusagi dalam versi sebelum terkena penyakitnya. Sebab, ia ingin membaca surat Fusagi yang tidak diketahui sebelumnya.

Pengunjung ketiga merupakan seorang kakak bernama Hirai, yang ingin bertemu dengan adiknya, Kumi. Hirai ingin meminta maaf karena ia selalu menolak ketika Kumi memintanya untuk pulang saat bertemu di Funiculi Funicula.

Suatu saat, Kumi tewas karena kecelakaan yang terjadi usai pulang dari kafe tersebut. Berbeda dengan pengunjung lainnya, pengunjung keempat memiliki keinginan untuk menjelajahi masa depan.

Ia adalah istri pengelola kafe bernama Kei, yang hamil setelah melangsungkan pernikahannya dengan Nagare.

Namun, ia disarankan oleh dokter untuk menggugurkan kandungannya karena penyakit jantung yang Kei alami sejak kecil. Kei pun menolak saran tersebut dan menerima segala risiko, sehingga membuatnya ingin bertemu anaknya di masa depan.

Melalui sinopsis novel Funiculi Funicula tersebut, pembaca sudah bisa membayangkan kisah seru dari setiap tokoh yang berada dalam buku tersebut. Keseruan cerita ini bisa diketahui dengan membaca kisah selengkapnya melalui novel Funiculi Funicula. (BrenP)

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film yang Diangkat dari Novel dan Sinopsisnya