Konten dari Pengguna

Tata Cara Menanam Belimbing Wuluh dengan Stek

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menanam belimbing wuluh dengan stek. Sumber: Pexels/Jithin Vijayamohanan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menanam belimbing wuluh dengan stek. Sumber: Pexels/Jithin Vijayamohanan

Belimbing wuluh termasuk tanaman buah yang sering dimanfaatkan untuk bahan masakan, dan obat tradisional. Tata cara menanam belimbing wuluh dengan stek kali ini dapat dilakukan untuk memperbanyak tanaman ini.

Dikutip dari Buku Teknologi Pengolahan Buah Tropis Indonesia, Erni Sofia Murtini dkk, (2022: 48), belimbing wuluh adalah salah satu buah yang tersedia melimpah di Indonesia.

Buah ini dapat digunakan sebagai bahan berbagai masakan yang memerlukan rasa asam seperti sayur asem, garang asam, pepes, sambal, dan berbagai masakan nusantara lainnya.

Tata Cara Menanam Belimbing Wuluh dengan Stek

Ilustrasi cara menanam belimbing wuluh dengan stek. Sumber: Pexels/Minol Song

Metode stek adalah salah satu cara mudah untuk memperbanyak buah belimbing wuluh. Berikut adalah tata cara menanam belimbing wuluh dengan stek yang mudah dilakukan.

1. Persiapkan Batang Stek

Pilih batang belimbing wuluh yang sudah tua dengan diameter 1-2 cm dan memiliki daun hijau. Potong batang dengan panjang sekitar 10-15 cm, serta pastikan ada 3-4 mata tunas di dalamnya.

Potong miring batang sekitar 0,5 cm di atas mata tunas paling bawah dan 1 cm dari mata tunas paling atas.

2. Siapkan Media Tanam

Selanjutnya, campurkan tanah gembur, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.

Gunakan pot dengan diameter dan tinggi sekitar 40 cm, pastikan pot memiliki lubang drainase di dasarnya.

3. Penanaman

Tancapkan batang stek ke dalam media tanam yang sudah disiapkan. Lalu, padatkan tanah di sekitar agar tetap lurus dan tidak goyah. Siram batang batang secara teratur hingga akar dan tunas baru muncul.

4. Perawatan

Setelah tunas muncul, maka harus lebih cermat dalam merawat belimbing wuluh. Pastikan pot ada di tempat yang terkena sinar matahari langsung supaya asupannya tercukupi.

Tidak hanya itu, ada beberapa langkah yang perlu diikuti, yaitu:

  • Siramlah tanaman dengan rutin 1-2 kali sehari di pagi dan sore hari.

  • Siangi juga gulma yang mengganggu setiap 1x seminggu.

  • Selanjutnya, lakukan penggemburan ulang setiap 1 bulan sekali supaya media tanam tidak mengeras.

  • Berilah pupuk NPK kurang lebih 5 gram setiap 3 bulan sekali.

  • Di masa generatif, berilah 1 sendok PK MKP atau pupuk buah.

  • Siram dengan pupuk organik cair setiap satu bulan sekali.

  • Pastikan rutin memangkas pucuk supaya pohon tidak tumbuh terlalu tinggi.

Demikian tata cara menanam belimbing wuluh dengan stek. Semoga informasi di atas dapat membantu memperbanyak tanaman ini di rumah. (NOV)

Baca juga: Cara Membuat Arang Sekam dan Kegunaannya