Teknik Melukis Abstrak Ekspresionisme beserta Tokoh yang Menerapkan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknik melukis ekspresionisme adalah salah satu teknik melukis yang banyak diterapkan dalam menciptakan suatu lukisan. Teknik ini memiliki ciri khas khusus yang tidak dimiliki lukisan lainnya. Aliran lukisan ini banyak digunakan oleh tokoh seniman, salah satunya adalah Hans Hofmann.
Teknik Melukis Abstrak Ekspresionisme Lengkap dengan Tokohnya
Aliran abstrak ekspresionisme adalah aliran kombinasi antara aliran abstrak dan ekspresionisme. Aliran abstraksionisme adalah aliran yang menggunakan warna dan bentuk yang acak dan tidak terbatas.
Sedangkan aliran ekspresionisme adalah aliran yang memberikan kebebasan bentuk dan warna namun penggambaran terdapat pula penggambaran emosi yang identik di dalamnya.
Dengan begitu, teknik abstrak ekspresionisme dapat dikatakan sebagai aliran yang pengekspresian secara otomatis keadaan bawah sadar dengan menciptakan berbagai bentuk yang terjadi dengan sendirinya karena cat yang digoreskan di atas kanvas.
Terdapat beberapa tokoh seniman yang menggunakan aliran seni lukis ini. Dikutip dari dalam buku berjudul Pengantar Studi Seni Rupa yang disusun oleh Edwin Buyung Syarif, M.Sn., Prof. Drs. Jakob Sumardjo (2021: 82), lukisan dengan teknik abstrak ekspresionisme dibuat oleh berbagai tokoh seniman berbakat di dunia, salah satunya adalah Jackson Pollock.
Kecenderungan teknik melukis dengan teknik ekspresionis abstrak ini cenderung dominan dibuat di Amerika. Namun banyak juga aliran representasi dan non representasi. Kemudian Richard Diebenkom (1992) di California mengembangkan juga aliran representasi dan non representasi serta mengembangkan teknik ekspresionis abstrak untuk melukis figur-figurnya.
Selain itu, terdapat pula beberapa tokoh seniman lainnya yang berperan dalam teknik melukis abstrak ekspresionisme yaitu Arshile Gorky yang memiliki bentuk karya yang serupa dengan bentuk biomorfis Miro, namun goresan kuasnya lebih cepat. Salah satu karya terkenalnya bernama Gorky the Liver is the Cock’s Comb (1964) yang identik dengan gaya agresifnya.
Tak hanya Ashiole Gorky, terdapat pula tokoh seniman lainnya yang berperan dalam aliran ini yaitu Hans Hormann yang merupakan tokoh penting dalam perkembangan aliran abstrak ekspresionisme. Hasil karyanya banyak mendapat pengaruh dari aliran fauvisme, kubisme, dan juga surealisme.
Pembahasan mengenai teknik melukis abstrak ekspresionisme beserta tokoh seniman yang berperan di dalamnya dapat dijadikan sebagai pengetahuan tambahan yang bermanfaat. (DAP)
