Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten dari Pengguna
4 Perbedaan Bubur Ayam Cianjur dan Cirebon, Penikmat Bubur Wajib Tahu
26 Februari 2025 16:11 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Seputar Jabar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Meskipun sama-sama dari wilayah Jawa Barat, sajian bubur ayam dari Cianjur dan Cirebon memiliki perbedaan. Perbedaan bubur ayam Cianjur dan Cirebon sangat terlihat dari tekstur hingga bumbu yang digunakan.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan buku, Nasi Goreng dan Makanan Sepinggan Lengkap, Murdijati-Gardjito, dkk. (2024:178&181), bubur ayam Cianjur sekilas nampak mirip dengan bubur yang ada di wilayah Pulau Jawa lainnya.
Sedangkan bubur ayam Cirebon memiliki bentuk visual yang agak berbeda. Bubur ayam Cirebon yang khas, bahkan sekilas nampak mirip dengan nasi tim.
Perbedaan Bubur Ayam Cianjur dan Cirebon
Perbedaan bubur ayam Cianjur dan Cirebon, seperti dijelaskan sebelumnya, memiliki perbedaan secara visual, bumbu yang digunakan, isian dan pelengkapnya.
Berikut merupakan perbedaan yang terdapat pada sajian bubur ayam Cianjur dan bubur ayam Cirebon.
1. Sajian Buburnya
Perbedaan pertama ada pada tekstur beras dari kedua sajian buburnya. Pada sajian bubur ayam Cianjur, buburnya menggunakan beras putih yang dimasak hingga kental.
ADVERTISEMENT
Lain hal dengan bubur ayam Cirebon. Bubur ayam Cirebon punya tekstur seperti nasi tim yang lembek. Bubur ayam Cirebon memiliki pengaruh kuliner dari bangsa Tiongkok dan juga menjadi ciri khas makanan kawasan pesisir utara Jawa.
2. Bumbu atau Kuah Bubur
Selanjutnya, bumbu kuah bubur keduanya juga berbeda. Sajian bubur ayam Cianjur menggunakan bumbu untuk kuah yang menggunakan kecap asin serta bumbu pepes.
Bumbu ini diantaranya merupakan perpaduan dari kaldu ayam dan bumbu pepes. Lalu terdapat pula irisan daun bawang serta hati, ampela, usus, dan kentang. Bumbu ini biasa disebut dengan pais bawang.
Bumbu kuah pada ada sajian Bubur ayam Cirebon lebih sederhana. Bumbu kuahnya hanya diberi kuah bening dari sari kaldu ayam.
3. Taburan dan Isian Bubur
Taburan dan isian pada kedua bubur juga berbeda. Bubur ayam Cianjur memiliki isi berupa ayam, kacang kedelai goreng, emping, dan kerupuk putih yang khas.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, bubur ayam Cirebon taburannya lebih bervariasi yakni menggunakan irisan kol, tomat merah, daun bawang, dan kerupuk kanji goreng. Penikmatnya juga dapat juga menambahkan sepotong irisan hati dan ampela ayam.
4. Waktu Menikmati
Waktu menjajakan dan waktu menikmati kedua bubur ini juga berbeda. Bubur ayam Cianjur biasanya dijual pada pagi hari dan dinikmati sebagai sajian sarapan.
Sedangkan bubur ayam Cirebon biasanya dijual pada sore dan malam hari. Cocok sebagai santapan waktu malam hingga untuk pekerja malam.
Itulah perbedaan bubur ayam Cianjur dan Cirebon. Dengan mengetahui perbedaan kedua bubur dari Jawa Barat ini, bubur bisa dinikmati sesuai dengan selera penikmatnya. (Fitri A)
ADVERTISEMENT