Konten dari Pengguna

Sejarah Rumah Tua Pondok Cina, Bangunan Unik di Tengah Kota Depok

Seputar Jabar

Seputar Jabar

Artikel yang membahas wisata dan kuliner di daerah Jawa Barat

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Jabar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Rumah Tua Pondok Cina, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/freestocks
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah Rumah Tua Pondok Cina, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/freestocks

Kota Depok memiliki beberapa kawasan yang terdapat bangunan bersejarah, termasuk Rumah Tua Pondok Cina. Hal ini menjadikan sejarah Rumah Tua Pondok Cina menarik untuk diketahui, terutama untuk lebih mengenal sejarah di Kota Depok.

Depok merupakan salah satu kota yang berada di wilayah Provinsi Jawa Barat. Dengan luas wilayah sekitar 200,29 km persegi, ada berbagai tempat menarik yang berdiri di kota tersebut, termasuk tempat bersejarah.

Sejarah Rumah Tua Pondok Cina

Sejarah Rumah Tua Pondok Cina, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/Ali Mucci

Salah satu tempat bersejarah di Depok adalah bangunan bernama Rumah Tua Pondok Cina. Rumah ini tidak hanya sekadar bangunan kuno, tetapi juga peninggalan berharga yang membuat sejarah Rumah Tua Pondok Cina menarik untuk diketahui selengkapnya.

Rumah Tua Pondok Cina merupakan bangunan bersejarah yang lokasinya berada di samping Mal Margo City. Dikutip dari situs berita.depok.go.id, rumah ini didirikan oleh arsitek Belanda. Namun, pada pertengahan abad ke-19, kepemilikan bangunan berubah saat dibeli oleh seorang saudagar Tionghoa bernama Lauw Tek Lok.

Seiring berjalannya waktu, rumah tersebut diwariskan kepada anak Lauw Tek Lok yang bernama Kapitan Der Chineezen Lauw Tjeng Shiang. Diketahui, Lauw Tek Lok merupakan seorang kapiten Cina yang juga pengusaha dalam bidang sewa-menyewa, pegadaian, dan rentenir.

Keberadaan rumah tersebut dijadikan sebagai tempat tinggal oleh orang Tionghoa. Hal ini dikarenakan pada abad ke-18, ketika tuan tanah VOC yaitu Cornelis Chastelein membebaskan para budaknya sekaligus mengeluarkan wasiat tidak mengizinkan orang Tionghoa tinggal di Depok.

Mengingat jarak Depok dan kawasan Glodok di Jakarta cukup jauh, maka diperlukan rumah sementara bagi para penggarap tanah di wilayah Depok tersebut. Hingga akhirnya dibangun Rumah Tua Pondok Cina sebagai tempat tinggal, sesuai informasi dari situs dprd-dkijakartaprov.go.id.

Kini keberadaan rumah tua tersebut berada di kawasan Mal Margo City dan telah menjadi Starbucks. Dengan tetap mempertahankan model bangunan lama, tampak keindahan bangunan dengan gaya Eropa yang khas.

Baca juga: Ria Busana Depok: Pusat Fashion Modern dan Tepercaya

Setelah tahu informasi mengenai sejarah Rumah Tua Pondok Cina, kini wawasan seputar bangunan bersejarah di Depok pun bertambah. Informasi ini juga menarik untuk diketahui, terutama bagi yang suka dengan kisah sejarah. (PRI)