18 Nama Jalan di Jakarta Selatan dari Nama Pahlawan Indonesia

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama jalan di Jakarta Selatan banyak yang menggunakan nama-nama pahlawan Indonesia. Nama-nama jalan dengan nama pahlawan Indonesia, cukup dikenal masyarakat Jakarta.
Pahlawan, menurut KBBI online dalam website resmi kbbi.kemdikbud.go.id, memiliki arti yaitu pejuang yang gagah berani. Nama pahlawan yang diabadikan, tentu nama pahlawan yang telah berjasa pada bangsa ini.
Nama Jalan di Jakarta Selatan Berdasarkan Nama Pahlawan
Ada sekitar 18 nama jalan di Jakarta Selatan dan gang yang menggunakan nama pahlawan. Kebanyakan nama jalan tersebut telah lama digunakan. Namun ada beberapa nama pahlawan yang baru beberapa tahun saja digunakan pada nama jalan.
Berikut ke-18 nama jalan di Kota Jakarta Selatan, yang menggunakan nama pahlawan Indonesia, sebagian berdasarkan website resmi selatan.jakarta.go.id. Informasinya dilengkapi dengan penjelasan mengenai tokoh pahlawan tersebut.
Jalan Fatmawati, Cilandak. Fatmawati merupakan istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno, sekaligus ibu negara pertama Indonesia yang menjahit bendera pusaka.
Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan. Hajjah Rangkayo Rasuna Said adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia dan politikus Indonesia. Pada masa perjuangan, pahlawan wanita ini memperjuangkan persamaan hak antara pria dan wanita.
Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan. Kapten Czi. Pierre Andries Tendean merupakan perwira militer Indonesia. Beliau menjadi salah satu korban peristiwa Gerakan 30 September PKI.
Jalan R.A Kartini, Lebak Bulus. Raden Ajeng Kartini merupakan tokoh nasional yang memperjuangkan persamaan hak pada wanita.
Jalan Sultan Hasanudin, Melawai. Sultan Hasanuddin merupakan pahlawan nasional yang memimpin Kesultanan Islam Gowa-Tallo.
Jalan Pattimura, Kebayoran Baru. Kapitan Pattimura atau Pattimura ialah pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Haria, Saparua, Maluku.
Jalan Pangeran Antasari, Cilandak. Pangeran Antasari merupakan seorang Pahlawan Nasional, yang juga adalah seorang Sultan Banjar.
Jalan Dr. Sahardjo, Kuningan. Dr. Sahardjo, SH merupakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia pada Kabinet Kerja I.
Jalan Sisingamangaraja. Sisingamangaraja merupakan seorang raja di Negeri Toba dan pejuang yang berperang melawan Belanda.
Jalan TB Simatupang, Cilandak-Jagakarsa. TB Simatupang adalah tokoh gereja dan juga Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia.
Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama. Sultan Iskandar Muda merupakan sultan yang paling besar dalam masa Kesultanan Aceh.
Jalan H. Rohim Sa'ih, Setu Babakan. H. Rohim Sa'ih merupakan orang asli Betawi yang bersedia menyediakan lahan untuk disewakan guna pembuatan Perkampungan Budaya Betawi yang sekarang kita kenal dengan Zona Embrio.
Jalan KH. Ahmad Suhaimi, Srengseng. KH. Ahmad Suhaimi adalah penggagas berdirinya Masjid Raya Baitul Ma’mur.
Jalan KH.Guru Amin, Pasar Minggu. KH. Guru Amin merupakan seorang ulama yang melawan penjajahan pada masa revolusi.
Jalan Hj. Tutty Alawiyah, Warung Buncit. Hj. Tutty Alawiyah adalah seorang mantan Menteri pemberdayaan perempuan, akademisi/dosen, dan ulama Wanita.
Jalan KH Thohir, Kebayoran Baru. KH Thohir seorang tokoh agama asal Lampung Barat yang amat disegani dan terkenal pada zamannya
Gang Tan Malaka, Pancoran. Tan Malaka merupakan seorang pejuang kemerdekaan Indonesia, juga pendiri Partai Murba, dan merupakan salah satu Pahlawan Nasional Indonesia.
Gang H.Saidih, Kebagusan. Prof. Dr. H. Saidi Syekh Kadirun Yahya Muhammad Amin Al Khalidi adalah seorang ulama tasawuf atau tokoh sufi kharismatik dari Indonesia.
Baca Juga: 4 Tips Jalan-Jalan di Jakarta Seru dan Hemat Bujet
Demikian ulasan nama jalan di Jakarta Selatan yang menggunakan nama pahlawan Indonesia. Informasinya bisa jadi pengetahuan tambahan dan referensi mengenai nama jalan di Kota Jakarta Selatan. (Fitri A)
