Konten dari Pengguna

Kenapa Disebut Tanah Abang? Ini Dia Asal Usulnya untuk Diketahui

Seputar Jakarta

Seputar Jakarta

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa disebut Tanah Abang, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/dapiki moto
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa disebut Tanah Abang, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/dapiki moto

Tanah Abang adalah salah satu daerah yang ada di Jakarta. Kenapa disebut Tanah Abang menjadi salah satu pertanyaan yang menarik untuk diketahui jawabannya. Pasalnya, nama daerah ini terbilang unik di antara nama daerah lainnya yang ada di Indonesia.

Tanah Abang merupakan kecamatan yang terletak di wilayah Kota Jakarta Pusat sebagaimana dikutip dari situs pusat.jakarta.go.id. Kecamatan ini memiliki luas wilayah sekitar 930,85 Ha dan menjadi salah satu wilayah padat penduduk sekaligus sentra perdagangan.

Kenapa Disebut Tanah Abang? Berikut Penjelasan Selengkapnya

Kenapa disebut Tanah Abang, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/Andhika Y. Wiguna

Setiap nama daerah di Indonesia memiliki asal-usulnya masing-masing, termasuk Tanah Abang. Lantas, kenapa disebut Tanah Abang? Ada beberapa sumber yang bisa menjelaskan asal mula nama Tanah Abang menjadi nama dari wilayah tersebut.

Salah satunya adalah menurut budayawan Betawi, yaitu Ridwan Saidi. Dikutip dari buku Ahok: Koboi Jakarta Baru, Markus Gunawan, (2013:39), nama Tanah Abang berasal dari nama pohon sejenis pohon palem yang memiliki nama pohon Nabang.

Pohon tersebut banyak berdiri di wilayah Tanah Abang. Kemudian, banyak orang Belanda pada zaman tersebut menyebut daerah itu dengan sebutan “The Nabang” atau yang dibaca “De Nabang”.

Lalu, pada 30 Agustus 1735 seorang anggota dewan Hindia Belanda yang bernama Justinus Vink mendapat izin dari Gubernur Jenderal Abraham Patram untuk membangun pasar bernama Pasar The Nabang. Penduduk setempat pun menyebut pasar tersebut dengan sebutan Pasar Tenabang.

Sementara, pada kisah lain pada asal-usul nama Tanah Abang berkaitan dengan kisah abang dan adik. Hal ini dikarenakan seorang adik tidak memiliki rumah dan meminta abangnya untuk mendirikan rumah. Akhirnya tanah yang ditempati disebut dengan “tanah abang”.

Ada juga teori yang menyebutkan bahwa nama Tanah Abang tercipta pada tahun 1628, saat pasukan Mataram datang ke wilayah tersebut. Pasukan tersebut melihat tanah yang berwarna merah dan menyebutnya tanah abang. Abang dalam bahasa Jawa memiliki arti merah.

Kini Tanah Abang terkenal dengan keberadaan pasar yang ada wilayah tersebut. Pasar Tanah Abang menjadi pusat grosir terbesar di Indonesia dengan area yang luas serta mampu menampung banyak pedagang.

Baca juga: Pasar Tanah Abang Blok B, Tempat Belanja Pakaian Terbesar di Jakarta

Itu dia penjelasan dari kenapa disebut Tanah Abang yang menarik untuk diketahui. Berbagai teori mengenai asal-usul nama Tanah Abang ini menambah wawasan seputar nama daerah yang ada di Indonesia, khususnya di Jakarta. (PRI)