Konten dari Pengguna

Makna Roti Buaya dalam Budaya Betawi yang Kerap Hadir dalam Acara Tradisi

Seputar Jakarta

Seputar Jakarta

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa makna roti buaya dalam budaya Betawi. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Hathaipat K.
zoom-in-whitePerbesar
Apa makna roti buaya dalam budaya Betawi. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Hathaipat K.

Betawi adalah suku di Indonesia yang bertempat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Suku ini memiliki adat yang dilakukan saat pernikahan yaitu menjadikan roti buaya sebagai hantaran. Lantas, apa makna roti buaya dalam budaya Betawi?

Mengutip dari Aku Cinta Jakarta: Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta Kelas 6, Rachmat, S.Sos, dkk (2007:47), roti buaya merupakan roti berbentuk seperti buaya yang dibuat dengan ukuran tertentu. Untuk rasa dari roti ini tidak memiliki ciri yang khas.

Makna Roti Buaya dalam Budaya Betawi dalam Tradisi

Apa makna roti buaya dalam budaya Betawi. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Nadya Spetnitskaya

Apa makna roti buaya dalam budaya Betawi? Pertanyaan tersebut masih terlintas bagi sebagian masyarakat. Terutama bagi yang belum memahami budaya Betawi beserta sejarahnya.

Roti buaya acapkali menjadi salah satu seserahan wajib bagi keluarga dari suku Betawi. Pihak mempelai pria menyediakan sepasang roti buaya yang dihias dengan kertas warna-warni serta diberi alas nampan.

Roti dibuat dengan ukuran yang terbilang besar yaitu sekitar 50 sentimeter. Namun, ukuran dapat lebih besar atau kecil bergantung dari permintaan keluarga pengantin.

Saat memberikan seserahan roti buaya biasanya disertai dengan barang lainnya seperti uang mahar, baju kebaya, selop, kain, perhiasan, peralatan rumah tangga, dan alat kecantikan.

Di masa sekarang ini roti buaya masih bisa dijumpai. Walaupun tidak sebanyak zaman dulu, pengrajin roti buaya masih memproduksi roti untuk acara khusus seperti pernikahan. Tak hanya sebagai tradisi, roti ini juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh saat sedang berlibur ke Jakarta.

Adapun makna pemberian roti buaya dari mempelai pria kepada mempelai wanita yaitu sebagai lambang dari kesetiaan untuk melewati berbagai tantangan dalam rumah tangga sampai akhir hayat. Hal ini disebabkan budaya Betawi memiliki kepercayaan bahwa buaya memiliki sifat yang setia kepada pasangan.

Tempat yang Menjual Roti Buaya di Jakarta

Apa makna roti buaya dalam budaya Betawi. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Ilham Putra

Sering dijadikan sebagai hantaran saat upacara pernikahan, roti buaya di masa kini masih bisa ditemukan di beberapa lokasi Jakarta. Berikut daftar tempat lengkap beserta alamatnya.

  1. Cap Roti Buaya M Bloc Space

    Alamat: Jalan Panglima Polim No.37, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

  2. Roti Buaya JKT

    Alamat: Jalan H No.6, Kebayoran Baru, Kecamatan tebet, Jakarta Selatan

  3. Roti Buaya Jakarta Barat

    Alamat: Jalan KH. Hasyim Pondok Cabe No.5, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat

  4. Roti Buaya Bas Bakery

    Alamat: Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur

Baca juga: Sejarah Nama Kota Jakarta dari Masa ke Masa

Apa makna roti buaya dalam budaya Betawi? Roti buaya dipercaya sebagai bentuk kesetiaan menjadi tradisi dalam upacara pernikahan agar pasangan mampu menjalani kehidupan bersama sampai maut memisahkan. (NIS)