Konten dari Pengguna

Museum Wayang: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiketnya

Seputar Jakarta

Seputar Jakarta

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi museum wayang. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi museum wayang. Sumber: www.unsplash.com

Wayang adalah seni pertunjukkan yang berasal dari pulau Jawa. Untuk lebih mendalami dan memahami keindahan serta keunikannya, Museum Wayang hadir sebagai destinasi wisata budaya dan edukai yang menarik untuk dikunjungi.

Dikutip dari laman Instagram @wayangmuseum, Museum Wayang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di J. Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta Barat.

Sayangnya, saat ini museum sedang menutup opersionalnya sejak tanggal 2 Oktober 2023 hingga 25 Desember 2023 karena sedang dalam tahap perawatan bangunan dan koleksi-koleksinya.

Daya Tarik Museum Wayang dan Sejarah Singkatnya

Ilustrasi museum wayang. Sumber: www.unsplash.com

Daya tarik utama dari Museum Wayang terletak pada bangunan Museum Wayang yang mulanya merupakan gereja tua yang didirikan VOC pada tahun 1640 dengan nama ‘de oude Hollandsche Kerk’.

Pada tahun 1733 gereja tersebut dipugar dan namanya diubah menjadi “de nieuwe Hollandsche Kerk” yang berdiri terus sampai tahun 1808.

Pengunjung bisa melihat bukti sejarah melalui prasasti-prasasti yang berjumlah 9 (sembilan) buah yang menampilkan makam nama-nama pejabat Belanda yang kini menjadi taman terbuka lantai 1 di Museum Wayang, salah satunya makam Jan Pieterszoon Coen yang merupakan Gubernur-Jendral Hindia-Belanda.

Pada tahun 1968, Museum Jakarta kemudian diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lalu, Museum Jakarta berubah menjadi Museum Wayang yang diresmikan pada tanggal 13 Agustus 1975 oleh Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu.

Sesuai peruntukkannya, Museum Wayang memiliki koleksi lebih dari 4.000 buah wayang yang terdiri dari:

  1. Wayang Kulit

  2. Wayang Golek

  3. Wayang Beber

  4. Wayang Klitik

  5. Wayang Revolusi

  6. Wayang Suket/mainan

  7. Lukisan

  8. Topeng

  9. Boneka

  10. Patung Kayu

  11. Gamelan

Di lantai dasar, pengunjung bisa menemukan jenis wayang asal Indonesia seperti Wayang Orang dan Ondel-Ondel.

Pada lantai dua, pengunjung akan menjumpai boneka tradisional dari berbagai negara seperti boneka dari Inggris, boneka Rusia, boneka pasangan Polski, boneka Thailand, dan lainnya.

Baca juga: 4 Tempat Bersejarah di Jakarta untuk Wisata Sejarah saat Liburan

Jam Operasional Museum Wayang dan Harga Tiket Masuk

Ilustrasi museum wayang. Sumber: www.unsplash.com

Berdasarkan informasi dari akun Instagram @wayangmuseum, berikut jam buka Museum Wayang di Jakarta.

  1. Buka pada hari Selasa-Minggu, Hari Libur Nasional – tutup hari Senin.

  2. Jam operasional pukul 09.00-15.00 WIB.

  3. Harga tiket:

  • Dewasa Rp5.000.

  • Mahasiswa Rp3.000.

  • Pelajar Rp2.000

  • Rombongan minimal 30 orang.

  • Lansia dan anak di bawah usia 3 tahun gratis.

Museum Wayang adalah destinasi wisata sejarah yang menawarkan lebih dari sekadar pameran seni. Mengunjungi museum ini tentunya akan menambah wawasan seni dan budaya bangsa Indonesia. Warisan leluhur ini wajib untuk dilestarikan.

(VAN)