Konten dari Pengguna

Sejarah Alun-Alun Tugu Malang Bermula Sejak Masa Pemerintah Kolonial Belanda

Seputar Malang

Seputar Malang

Artikel yang membahas hal seputar malang.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Malang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Alun-Alun Tugu Malang. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Edwin Petrus
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah Alun-Alun Tugu Malang. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Edwin Petrus

Indonesia mempunyai banyak tempat yang menyimpan sejarah, salah satunya Alun-Alun Tugu Malang. Sejarah Alun-Alun Tugu Malang terjadi sejak masa Pemerintah Kolonial Hindia Belanda atau masa penjajahan Belanda di Indonesia.

Pada masa itu, Alun-Alun Tugu Malang belum memiliki tatanan indah dan pagar seperti sekarang. Semula, alun-alun di Kota Malang tersebut masih berupa taman terbuka sederhana yang menjadi pelengkap halaman Gedung Kegubernuran Hindia Belanda.

Sejarah Alun-Alun Tugu Malang

Sejarah Alun-Alun Tugu Malang. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Frank Eiffert

Indonesia mempunyai banyak bangunan bersejarah. Salah satu di antaranya adalah Alun-Alun Tugu Malang. Alun-alun tersebut merupakan bangunan bersejarah karena sudah ada sejak masa Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Sejarah Alun-Alun Tugu Malang berlangsung sejak tahun 1920. Nama pembangun alun-alun tersebut adalah Thomas Karsten. Tujuan pembangunannya memiliki kaitan dengan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Dikutip dari laman Pemerintah Kota Malang Kelurahan Sumbersari, kelsumbersari.malangkota.go.id, tujuan pembangunan alun-alun tersebut adalah menjadi pelengkap halaman Gedung Kegubernuran Hindia Belanda.

Hasil pembangunan pada masa itu belum menjadi ‘alun-alun’, melainkan berupa taman sederhana. Bahkan taman tersebut belum memiliki tugu, pagar, dan air mancur seperti sekarang.

Fungsi Alun-Alun Tugu Malang

Sejarah Alun-Alun Tugu Malang. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/DroneflyerNick

Setiap bangunan selalu mempunyai fungsi tersendiri, demikian pula alun-alun. Dikutip dari buku Ilmu Komunikasi: Sekarang dan Tantangan Masa Depan, Hamid dan Heri (2011: 511), alun-alun adalah identitas kota dan kabupaten di Jawa.

Fungsi tersebut juga terjadi pada Alun-Alun Tugu Malang. Alun-Alun Tugu di masa sekarang merupakan identitas dari Kota Malang. Alun-alun tersebut terletak di Jalan Tugu, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

Selain memiliki fungsi sebagai identitas kota, alun-alun yang memiliki bentuk melingkar (bundar) tersebut juga mempunyai fungsi sebagai sarana terbuka bagi masyarakat. Masyarakat dapat menikmati area terbuka hijau untuk beraktivitas, misalnya:

  • Duduk santai;

  • Bersantai bersama kerabat;

  • Bersepeda;

  • Berkeliling taman; atau

  • Menikmati pemandangan lampu hias di Kota Malang pada malam hari.

Baca juga: 3 Kuliner Sekitar Alun-Alun Malang yang Menggugah Selera

Setelah menyimak pemaparan di atas, diketahui bahwa sejarah Alun-Alun Tugu Malang bermula sejak masa Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Bangunan tersebut mulai dibangun pada tahun 1920 oleh Thomas Karsten. (AA)