4 Beda Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran yang Perlu Diketahui

Artikel yang membahas tentang Kota Solo
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Solo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seperti halnya Yogyakarta yang memiliki Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pura Pakualaman, di Solo juga terdapat Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran. Lantas, apa beda Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran?
Ada banyak masyarakat awam yang masih bingung tentang hal ini. Meski sama-sama istana raja, ternyata keduanya memiliki perbedaan yang sangat siginifikan.
Ketahui Beda Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran
Berdasarkan buku Batik Filosofi, Motif, dan Kegunaan, Adi Kusrianto, (2013), Mangkunegaran merupakan dinasti yang berasal dari Dinasti Mataram dan terletak di Karesidenan Surakarta. Istana Mangkunegaran didirikan setelah Perjanjian Salatiga ditandatangani pada 17 Maret 1757.
Sementara itu, buku Potret Negeriku: Kebudayaan Unik, Tim Redaksi Bobo, (2017), menjelaskan bahwa Keraton Kasunanan Surakarta dibangun di sebuah desa kecil yang bernama Solo di tahun 1744 oleh Sinuwun Paku Buwono kedua.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini beda Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran yang perlu diketahui.
1. Penamaan Pemimpin
Keraton Solo dipimpin oleh raja bergelar Sunan. Sedangkan Mangkunegaran adalah kadipaten di bawah pemerintahan Keraton Kasunanan sehingga pemimpinnya bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Arya atau KGPAA.
Saat ini Keraton Kasunanan dipimpin oleh Sunan Pakubuwono XII. Sementara itu, Mangkunegaran dipimpin oleh Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwa dengan gelarnya Kanjeng Gusti Pangeran Arya (KGPAA) Mangkunegara X.
2 Alun-Alun
Keraton Kasunanan Surakarta mempunyai dua buah alun-alun, yakni Alun-alun Selatan dan Alun-alun Utara. Sementara itu, Pura Mangkunegaran tidak mempunyai alun-alun dan hanya memiliki pelataran.
3. Pakaian Batik
Batik yang digunakan di lingkup istana Kasunan Surakarta didominasi warna gelap, seperti cokelat dan hitam. Sedangkan, Mangkunegaran identik dengan batik berwarna cokelat kekuningan yang mendominasi pakaiannya.
4. Wilayah Cakupan
Di masa lampau, Wilayah cakupan Kasunanan Surakarta Hadiningrat adalah Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Sragen.
Sementara itu, Mangkunegaran mendapatkan sisa wilayahnya, yaitu Karanganyar, Wonogiri, dan Baturetno.
Baca juga: 4 Destinasi Wisata Instagramable di Solo
Demikianlah 4 beda Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran. Kecuali bagian wilayah cakupan, hingga saat ini semua perbedaannya masih bisa disaksikan oleh masyarakat. (SASH)
