Museum de Javasche Bank: Cagar Budaya Sarat Sejarah di Surabaya

Artikel yang membahas seputar kota Surabaya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Surabaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Museum de Javasche Bank merupakan salah satu destinasi wisata di Surabaya untuk mempelajari sejarah. Menariknya, museum ini juga ditetapkan sebagai cagar budaya karena menempati gedung berumur ratusan tahun.
Selain itu, masih ada fakta-fakta menarik lain tentang museum ini. Fakta-fakta inilah yang membuatnya patut dikunjungi saat senggang.
Fakta Menarik Museum de Javasche Bank
Dikutip dari buku Menyelisik Museum Istana Kepresidenan Jakarta, Dr. Kukuh Pamuji, M.Pd., M.Hum. (2020: 15), berdasarkan koferensi umum International Council od Museum yang ke-11 di Kopenhagen pada 1974, definisi museum adalah sebagai berikut.
Lembaga dengan sifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat dan perkembangannya, terbuka untuk umum, yang merawat, memperoleh, menghubungkan dan memamerkan untuk tujuan studi, pendidikan dan kesenangan, barang pembuktian manusia serta lingkungan
Ada banyak jenis museum yang bisa ditemukan di berbagai daerah. Misalnya, Museum de Javasche Bank, museum perbankan yang berlokasi di Jalan Garuda No. 1, Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.
Museum ini mempunyai beragam fakta menarik yang membuatnya perlu dicoba, yakni:
1. Menempati Gedung Bekas Bank Sentral
Museum ini menempati gedung bekas bank sentral milik Hindia Belanda yang dibukak pada tahun 1829. Hal ini membuat museum tersebut mempunyai arsitektur kuno dan ditetapkan sebagai cagar budaya sejak dibuka pada 2012.
2. Estetik
Gedung museum ini mempunyai estetikanya tersendiri. Hal ini dapat dilihat di pilar-pilar gedung yang megah hingga beragam jendela besar. Itulah mengapa, banyak wisatawan yang suka mengeksplorasinya serta berfoto di sana.
3. Mempunyai Beragam Koleksi
Beragam koleksi dimiliki oleh museum ini, seperti mesin pencetak uang dan mata uang di zaman dulu. Tak hanya itu saja, para wisatawan juga bisa mempelajari sejarah perbankan di zaman dulu. Bahkan pada saat Belanda masih menjajah Indonesia.
4. Gratis
Menariknya, tak ada biaya yang dipungut untuk masuk ke museum ini alias gratis. Jadi, para wisatawan bisa datang kapan saja sekalipun tanggal tua.
Baca juga: Museum Pendidikan Surabaya: Lokasi, Harga Tiket, dan Keistimewaan
Museum de Javasche Bank ini bisa dikunjungi setiap hari pada pukul 08.000-16.00 WIB. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di akun Instagam @de_javaschebanks_surabaya. (LOV)
