Konten dari Pengguna

3 Jenis Motif Batik Khas Jogja beserta Maknanya

Seputar Yogyakarta

Seputar Yogyakarta

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi batik khas Jogja. Sumber: unsplash.com/Camille Bismonte
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi batik khas Jogja. Sumber: unsplash.com/Camille Bismonte

Batik adalah karya seni warisan budaya Indonesia. Batik khas Jogja merupakan salah satu batik yang cukup popular dan diakui oleh banyak orang akan cantik dan penuh maknanya.

Dikutip dari unesco.org, batik sudah masuk ke dalam daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi sejak 2 Oktober 2009. Oleh karena itu, pada tanggal yang sama, Indonesia selalu merayakannya sebagai Hari Batik Nasional.

Jenis Motif Batik Khas Jogja beserta Maknanya

Ilustrasi batik khas Jogja. Sumber: unsplash.com/Mahmur Marganti

Batik Jogja memiliki banyak sekali motif serta maknanya yang sangat filosofis. Para pengrajin batik bukan hanya membuat motif sesuka hati merek, tapi ada pesan dan makna di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa ragam jenis motif batik khas Jogja beserta makna.

Baca juga: Sejarah Hari Batik Nasional yang Diperingati Setiap 2 Oktober

1. Batik Kawung

Batik Kawung memiliki motif empat bulatan lonjung yang menyilang seperti huruf X. Polanya menggunakan pola geometris dengan jenis motif yang sama. Bulatan lonjong yang menjadi motif ini merupakan buah Kawung atau kolang kaling.

Makna dari motif ini adalah keadilan dan keperkasaan. Sehingga pada zaman dulu, yang memakai kain bermotif ini adalah anggota kerajaan karena dinilai raja berifat perkasa dan adil. Namun, kini semua orang bisa memakai ini. Maknanya juga ditambah dengan suci dan murni.

2. Batik Parang Kusumo

Batik jenis parang kusumo ini memiliki unsur parang dan mlinjon. Hiasan pada kain ini adalah ombak lautan yang sedang dan akan selalu menghantam karang.

Parang Kusumo sendiri berarti kehidupan itu harus didasari dengan usaha serta perjuangan yang tak kenal lelah. Maka pada akhirnya akan medapatkan hasil yang memuaskan.

3. Batik Tambal

Motif batik tambal ini adalah beragam. Ia merupakah gabungan dari parang, ceplok, kawung, meru, dan lainnya. Karena makna dari batik tambal ini adalah memperperbaiki sesuatu yang rusak atau menambah semangat baru, makanya beberapa orang menggunakan batik ini pada orang sakit.

Dipercaya jika orang sakit menggunakan batik ini, maka tak lama orang tersebut akan sembuh dari sakit. Kepercayaan tersebut masih ada sampai sekarang.

Itulah beberapa ragam jenis motif batik khas Jogja beserta maknanya. Mari terus melestarikan warisan budaya dengan rasa bangga. Karena kita adalah Indonesia yang memiliki banyak budaya. (FH)