Goa Maria Sendang Sriningsih, Tempat Wisata Religi untuk Umat Katolik di Jogja

Seputar Yogyakarta
Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
Konten dari Pengguna
9 Maret 2024 15:43 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Goa Maria Sendang Sriningsih/ Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Goa Maria Sendang Sriningsih/ Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: https://unsplash.com/
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Prambanan seringkali dikenal sebagai tempat wisata berupa Candi Hindu-Buddha di Jogja. Namun tanpa disadari, ternyata daerah ini memiliki tempat wisata bagi umat Katolik yang bisa digunakan untuk ziarah sekaligus self-healing, yaitu Goa Maria Sendang Sriningsih.
ADVERTISEMENT
Goa ini merupakan tempat ziarah umat Katolik yang memiliki mata air abadi dan sudah ada sejak tahun 1936. Tempat wisata religi ini memiliki nuansa yang sangat tenang dan damai sehingga banyak umat datang ke tempat ini untuk menemukan ketenangan sementara.
Goa Maria ini memiliki tanah yang cukup luas yaitu sekitar 28.248 m2 dan terletak di Jali, Gayamharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Goa ini selalu buka setiap hari selama 24 Jam, sehingga umat bisa datang kapan saja untuk mencari ketenangan.

Sejarah dan Daya Tarik Goa Maria Sendang Sriningsih

Keunikan Goa Maria Sendang Sriningsih/ Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: https://unsplash.com/
Goa Maria Sendang Sriningsih memiliki beberapa keunikan yang bisa ditemui ketika berkunjung. Bahkan, tempat ini juga memiliki sejarah berdirinya yang menarik untuk diketahui.
ADVERTISEMENT

1. Sejarah

Menurut website gmsendangsriningsih.com, goa Maria yang ada di Jogja ini berdiri pada tahun 1936 oleh Romo Hardjasuwondo. Pada tahun 1935, beliau datang untuk mengarahkan perhatian karya misinya di daerah lereng perbukitan dan membuka stasi di daerah tersebut.
Saat itu, Romo terpikat oleh aura spiritual dari tempat ini sehingga beliau membangun tempat ziarah di daerah tersebut tahun 1936 yang dinamai Sendang Sriningsih. Uniknya, nama tersebut memiliki arti sebagai perantara rahmat Tuhan pada umatnya.

2. Daya Tarik

Ketika memasuki area goa maria ini, pengunjung bisa merasakan hawa yang sangat sejuk dan adem. Tak heran, karena hampir setiap sudut di lingkungan goa Maria ini ditanami oleh banyak pepohonan hijau berukuran besar.
Bahkan, pengunjung juga bisa merasakan angin sepoi-sepoi sehingga nuansa di tempat tidak terasa panas. Tentunya, situasi di goa ini sangat hening karena digunakan untuk berdoa. Namun, pengunjung bisa datang saat ingin mencari ketenangan.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya nuansanya saja yang nyaman, tempat ini justru terlihat sangat indah. Pengunjung akan dibuat terpesona dengan penataan goa Maria yang rapi dan dibelakangnya dipenuhi oleh pepohonan hijau.
Ketika berjalan ke sebelah kiri dari goa, pengunjung akan melihat Salib berukuran besar yang terdapat tulisan tertier millenium. Hal tersebut merupakan sebuah simbol atau lambang pergantian milenium. Pengunjung bisa melihat pemandangan bukit hijau dan perkampungan.
Demikian beberapa informasi mengenai Goa Maria Sendang Sriningsih. Pastinya, goa Maria ini bisa menjadi tempat pelarian yang bagus untuk menenangkan pikiran sekaligus memperkuat iman. (AYA)