Konten dari Pengguna

Nikmatnya Sate Klathak Pak Pong 2 yang Legendaris

Seputar Yogyakarta

Seputar Yogyakarta

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sate Klathak Pak Pong 2. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sate Klathak Pak Pong 2. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: www.unsplash.com

Sate klathak dari Yogyakarta merupakan makanan populer yang sudah terkenal seantero nusantara. Di antara penjual sate klathak, yang terkenal adalah sate Klathak Pak Pong 2, sajian sate legendaris yang terkenal dengan rasa lezatnya.

Mengutip laman visitingjogja.jogjaprov.go.id, sate klathak adalah sate kambing khas Yogyakarta yang diolah dengan menggunakan bumbu-bumbu yang sederhana. Sate ini menggunakan daging kambing muda yang diramu sedemikian rupa hingga menciptakan citarasa autentik.

Sejarah Sate Klathak Pak Pong 2

Ilustrasi Sate Klathak Pak Pong 2. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: www.unsplash.com

Ternyata, nama sate klathak diambil dari proses pembuatannya, yaitu dari bunyi yang muncul saat daging kambing muda dalam proses pembakaran.

Menariknya, jika umumnya sate diolah dengan menggunakan bumbu kacang atau kecap, untuk sate klathak hanya diolah dengan bumbu garam. Cara penghidangannya setiap porsi atau menu tersaji dari 2 tusuk sate sampai 4 tusuk besi jeruji sepeda.

Saat ini Sate Klathak Pak Pong 2, dijalankan oleh pemilikinya yang bernama Dzakiron. Usaha tempat makan dengan sate yang khas tersebut merupakan warisan dari sang kakek yang sudah mulai berjualan pada sekitar tahun 1960-an.

Pada masa itu, sate dijajakan berkeliling di pasar malam atau layar tancap termasuk berkeliling dari kampung ke kampung. Dzakiron sendiri mulai mengenal sate klathak di usia 10 tahun, ketika sang ayah meninggal dunia dan Dzakiron dituntut untuk belajar meracik sate klathak.

Kini, kedai sate klatak miliknya sudah memiliki 3 cabang yang senantiasa ramai karena kelezatan racikan bumbu sejak puluhan tahun.

Baca juga: 7 Kuliner Pasar Beringharjo yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Jogja

Ilustrasi Sate Klathak Pak Pong 2. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: www.unsplash.com

Selain menyajikan sate klathak yang lezat, tempat makan ini juga memiliki menu andalan berbahan dasar daging kambing lain seperti tongseng, tengkleng, sate bumbu kecap, gulai, dan nasi goreng kambing.

Harganya pun tergolong terjangkau bagi wisatawan, untuk satu porsi sate klathak dengan isi dua tusuk dibanderol seharga Rp27.000. Berikut informasi menu lengkapnya.

1. Makanan

  • Gulai Babat: Rp20.000

  • Gulai Daging: Rp27.000

  • Sate Biasa: Rp27.000

  • Sate Klathak: Rp27.000

  • Tengkleng: Rp32.000

  • Tongseng Daging: Rp27.000

  • Tongseng Otak: Rp20.000

  • Tongseng Kepala, Lidah, Kikil: Rp27.000

  • Kicik: Rp27.000

  • Nasi Goreng: Rp32.000

  • Kronyos: Rp20.000

2. Minuman

  • Teh (Panas/Es): Rp5.000

  • Jeruk (Panas/Es): Rp5.000

  • Lemon Tea: Rp5.000

  • Es Tomat: Rp5.000

  • Kopi: Rp5.000

  • Susu: Rp5.000

  • Sarsaparella: Rp12.000

  • Wedang Uwuh: Rp10.000

  • Air Mineral: Rp5.000

  • Soda Gembira: Rp12.000

Fasilitas yang ada di kedai ini antara lain:

  • Ruangan yang luas

  • Fasilitas parkir yang lega

  • Tempat duduk yang cozy

  • Toilet

  • Mushola

Tentunya sangat mudah menemukan lokasi kedai Sate Klathak Pak Pong 2 ini, dengan alamat di Jl. Sultan Agung (Imogiri Timur) No.10, Ketongo, Wonokromo, Kec. Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kedai ini buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga 23.00 WIB, jadi semua orang bisa menikmati sate klathak pada jam makan siang atau malam. (VAN)