Nikmatnya Sate Klathak Pak Pong 2 yang Legendaris

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sate klathak dari Yogyakarta merupakan makanan populer yang sudah terkenal seantero nusantara. Di antara penjual sate klathak, yang terkenal adalah sate Klathak Pak Pong 2, sajian sate legendaris yang terkenal dengan rasa lezatnya.
Mengutip laman visitingjogja.jogjaprov.go.id, sate klathak adalah sate kambing khas Yogyakarta yang diolah dengan menggunakan bumbu-bumbu yang sederhana. Sate ini menggunakan daging kambing muda yang diramu sedemikian rupa hingga menciptakan citarasa autentik.
Sejarah Sate Klathak Pak Pong 2
Ternyata, nama sate klathak diambil dari proses pembuatannya, yaitu dari bunyi yang muncul saat daging kambing muda dalam proses pembakaran.
Menariknya, jika umumnya sate diolah dengan menggunakan bumbu kacang atau kecap, untuk sate klathak hanya diolah dengan bumbu garam. Cara penghidangannya setiap porsi atau menu tersaji dari 2 tusuk sate sampai 4 tusuk besi jeruji sepeda.
Saat ini Sate Klathak Pak Pong 2, dijalankan oleh pemilikinya yang bernama Dzakiron. Usaha tempat makan dengan sate yang khas tersebut merupakan warisan dari sang kakek yang sudah mulai berjualan pada sekitar tahun 1960-an.
Pada masa itu, sate dijajakan berkeliling di pasar malam atau layar tancap termasuk berkeliling dari kampung ke kampung. Dzakiron sendiri mulai mengenal sate klathak di usia 10 tahun, ketika sang ayah meninggal dunia dan Dzakiron dituntut untuk belajar meracik sate klathak.
Kini, kedai sate klatak miliknya sudah memiliki 3 cabang yang senantiasa ramai karena kelezatan racikan bumbu sejak puluhan tahun.
Baca juga: 7 Kuliner Pasar Beringharjo yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Jogja
Menu Lain di Kedai Sate Klathak Pak Pong 2
Selain menyajikan sate klathak yang lezat, tempat makan ini juga memiliki menu andalan berbahan dasar daging kambing lain seperti tongseng, tengkleng, sate bumbu kecap, gulai, dan nasi goreng kambing.
Harganya pun tergolong terjangkau bagi wisatawan, untuk satu porsi sate klathak dengan isi dua tusuk dibanderol seharga Rp27.000. Berikut informasi menu lengkapnya.
1. Makanan
Gulai Babat: Rp20.000
Gulai Daging: Rp27.000
Sate Biasa: Rp27.000
Sate Klathak: Rp27.000
Tengkleng: Rp32.000
Tongseng Daging: Rp27.000
Tongseng Otak: Rp20.000
Tongseng Kepala, Lidah, Kikil: Rp27.000
Kicik: Rp27.000
Nasi Goreng: Rp32.000
Kronyos: Rp20.000
2. Minuman
Teh (Panas/Es): Rp5.000
Jeruk (Panas/Es): Rp5.000
Lemon Tea: Rp5.000
Es Tomat: Rp5.000
Kopi: Rp5.000
Susu: Rp5.000
Sarsaparella: Rp12.000
Wedang Uwuh: Rp10.000
Air Mineral: Rp5.000
Soda Gembira: Rp12.000
Fasilitas yang ada di kedai ini antara lain:
Ruangan yang luas
Fasilitas parkir yang lega
Tempat duduk yang cozy
Toilet
Mushola
Tentunya sangat mudah menemukan lokasi kedai Sate Klathak Pak Pong 2 ini, dengan alamat di Jl. Sultan Agung (Imogiri Timur) No.10, Ketongo, Wonokromo, Kec. Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kedai ini buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga 23.00 WIB, jadi semua orang bisa menikmati sate klathak pada jam makan siang atau malam. (VAN)
