Mahasiswa UMY Bikin Katalog agar UMKM Ketak Makin Dikenal

saya seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Shafwan Abhyudaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti program Magang Berdampak di Kalurahan Caturharjo, Bantul. Dalam kegiatan ini, mereka berkontribusi membantu salah satu UMKM lokal makanan tradisional asal Jogja, yaitu Ketak.
Lewat program magang tersebut, para mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga turun langsung mendukung promosi UMKM. Salah satunya dengan membuat katalog produk UMKM Ketak yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan kuliner tradisional ini ke masyarakat luas.
Salah satu mahasiswa peserta magang mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari kegiatan ini. “Kami jadi lebih paham bagaimana UMKM membutuhkan dukungan, khususnya dalam promosi. Dengan katalog ini, harapannya produk Ketak bisa punya daya tarik lebih,” ujarnya.
Kepala Kalurahan Caturharjo juga menyambut baik langkah ini. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan UMKM akan memberi manfaat ganda: mahasiswa mendapatkan pengalaman praktik, sementara UMKM terbantu dalam mengembangkan usahanya.
Ketak sendiri merupakan makanan tradisional khas Bantul yang terbuat dari gula jawa dengan cita rasa manis dan legit. Melalui katalog yang sedang dibuat mahasiswa UMY, produk ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak konsumen, tidak hanya di wilayah Bantul, tetapi juga di luar daerah.
Dengan adanya program magang berdampak ini, mahasiswa UMY tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga ikut berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM lokal dan pelestarian kuliner tradisional Yogyakarta.
