Perubahan Sistem Pembayaran Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sifa Alviana
Mahasiswa Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Konten dari Pengguna
1 April 2024 9:31 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sifa Alviana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sumber Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Perkembangan era digital dan teknologi yang semakin maju telah mengubah paradigma masyarakat dalam proses transaski keuangan. Fenomena ini tak lepas dari pertumbuhan pesat dalam penggunaan smarthphone dan teknologi yang merambah ke berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh yang terlihat adalah transformasi pembayaran yang dahulu dominan dilakukan menggunakan uang tunai atau kartu fisik, kini telah bergeser menuju pembayaran digital.
ADVERTISEMENT
Pergeseran ini telah menjadi tren yang merambah hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Faktanya, hampir semua aktivitas ekonomi, mulai dari transaksi harian hingga pembayaran tagihan dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan kapan saja melalui platform digital.
Peran proaktif dari pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan memfasilitasi akses ke layanan finasial melalui platform digital menjadi salah satu faktor pertumbuhan yang signifikan dari adopsi pembayaran digital ini. Selain itu, dukungan dari perusahaan-perusahaan fintech lokal maupun internasional turut mendukung dan membawa beragam inovasi dalam bentuk produk dan layanan pembayaran digital yang semakin memanjakan dan menyenangkan bagi penggunanya.
Dari dompet digital hingga pembayaran menggunakan QR Code, telah berhasil menawarkan kemudahan dan fleksibilitas yang memudahkan bagi para penggunanya. Bahkan, integrasi platform pembayaran digital dengan aplikasi e-commerce, ritel, layanan transportasi, dan lain lain, mampu memberikan pengalaman transasksi yang lebih efisien bagi penggunanya.
ADVERTISEMENT
Namun, dibalik banyaknya keunggulan yang ditawarkan, pembayaran digital memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Adanya biaya tambahan, ketergantungan pada teknologi, bahkan yang paling membahayakan adalah risiko keamanan data yang dapat mengancam para penggunanya. Berbagai kelemahan tersebut harus diatasi agar pembayaran digital tetap menjadi pilihan yang aman dan nyaman digunakan.
Dihadapan kemajuan teknologi yang terus berkembang, penting bagi kita untuk terus meningkatkan pemahaman, pengelolaan, dan kewaspadaan terhadap pembayaran digital. Dengan menerapkan hal-hal tersebut, keunggulan dari pembayaran digital dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan demikian, pembayaran digital tidak hanya menjadi sebuah solusi yang inovatif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan transaksi, tetapi juga menjadi salah satu langkah cerdas yang dapat digunakan untuk menyongsong era bisnis digital yang semakin maju.
ADVERTISEMENT